Breaking News:

Virus Corona

Lion Air Tetap Terbang Menuju Bangka Saat Penerbangan Dibatasi, Penumpang Sempat Dihadang Masyarakat

Berdasarkan kebijakan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bahwa akan pembatasan penerbangan ke Bangka Belitung

Kompas.com/Heru Dahnur
Ilustrasi - Pesawat Lion Air saat parkir di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Jumat (19/7/2019) sore. 

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung,Tajuddin, menjelaskan teknis pelaksanaan di lapangan akan diserahkan ke masing-masing maskapai.

"Teknisnya di lapangan diserahkan kepada masing-masing maskapai, bagaimana pengaturan penumpang disesuaikan dengan jadwal terbang yang sudah diundi diantara maskapai sendiri. Proses pengundian giliran terbang dimediasi oleh Dinas Perhubungan, Angkasa Pura 2 Depati Amir dan dari Air Nav,"jelas Tajuddin kepada wartawan, Minggu (29/3/2020) ketika dikonfirmasi.

Dia menjelaskan pemanfaatan giliran terbang diharapkan bisa mengisi satu slot time yang sudah mereka miliki selama ini.

"Jadi bukan slot time baru dan diharapkan slot time nya dapat dimanfaatkan yang agak siang, supaya jika dibutuhkan bisa juga membawa sampling swab Covid-19 ke Jakarta,"katanya.

Tajuddin menjelaskan, Gubernur pada kesempatan pertemuan video conference dengan Airlines sudah memberikan pandangan-pandangan tentang situasi darurat yang harus diambil dalam upaya menyelamatkan dan menjaga kesehatan masyarakat Bangka Belitung.

"Pihak Airlines juga diberikan kesempatan menyampaikan saran dan masukan kepada Gubernur, yang pada akhirnya dari pertemuan video conference itu pihak airlines dapat memahami tanggungjawab Gubernur kepada masyarakat Bangka Belitung, dan pihaknya siap mendukung kebijakan Gubernur lalu akan meneruskan serta menjelaskannya kepada pimpinan manajemen mereka di kantor pusat,"katanya.

Ia menambahkan dengan kebijakan tersebut, pihak penerbangan memahami keputusan yang ditetapkan Gubernur, pihak airlines juga berupaya menunjukkan kepeduliannya dalam kebersamaan mencegah penyebaran Covid-19 di Bangka Belitung. 

Tidak Bisa Ditunda-tunda Lagi

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengaku bertanggung jawab atas keputusan itu karena situasi mendesak, yang tidak bisa ditunda-tunda lagi.

Dia menyebutkan, kebijakan itu akan ditinjau lagi sambil menunggu hasil keputusan dari Kementerian Perhubungan.

Halaman
1234
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved