Virus Corona di Bangka Belitung

Ketua DPRD Belitung Timur Inisiasi Rapat Forkopimda, Ini Masukan Pada Pemda Beltim

Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja inisiasi rapat Forkopimda bersama Wabub dan sekda Belitung Timur

posbelitung.co / Suharli
Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bahas percepatan pergeseran anggaran dan penganan corona, Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja inisiasi rapat Forkopimda bersama Wabub dan sekda Belitung Timur, Bertempat di ruang VIP DPRD Beltim.

Menurut Fezzi ditemui usai mengikuti rapat tertutup tersebut, mangatakan rapat tersebut sebenarnya memang mendadak dengan tujuannya menyatukan visi misi penanggulangan covid-19.

"Jadi kami ingin agar pemda ini melakukan percepatan-percepatan pengambilan keputusan terutama masalah anggaran, dan juga kami tanyakan karena di media juga sudah
Beredar kabar 16M untuk bencana non alam, itu dimana? tapi ternyata memang dalam proses ini harus ada koordinasi dengan beberapa pihak, satu diantaranya PPKP, jadinkami masih menunggu," ujar Fezzi kepada posbelitung, Jumat (3/4/2020).

Fezzi juga mengatakan DPRD juga mendesak agar posko-posko yang sudah terbentuk agar segera jalan, selain itu juga dilakukan koordinasi pihak kepolisian dan pemda terkait pengawasan orang yang baru datang ke wilayah Belitung Timur.

"Itu kan yang baru datang menggunakan gelang sebagai tanda, jadi harus ada tindak lanjutnya yang sifatnya sanksi bersifat memaksa, karena sifatnya memaksa harus ada peran dari kepolisian, makanya perlu ada sinergi, ada kesamaan visi misi" kata Fezzi.

Selain membahas hal tersebut, mereka juga membahas terkait RSUD Beltim menjadi perbantuan rumah sakit Rujukan.

"Sebenar kami tadi mengundang Dinkes, tapi larena tak datang, jadi ketua IDI kami pangil, diketahui di RSUD Beltim untuk perawatan ada 10 kasur, 7 Perawatan, 3 untuk menunggu," ujar Fezzi.

Dari pertemuan itu barulah diketahui dari 10 kasur, ada beberapa kasur yang belum siap karena ada kelengkapan yang masih kurang.

"Jadi perlu ada action dari Pemda bagaimana memenuhi kelengkapan bagaimana caranya," ujarnya.

Fezzi juga menyampaikan pada rapat tersebut beberapa perusahaan besar di Beltim agar turut membantu masyarakat Belitung Timur, dan meminta Pemda juga menekan perusahaan-perusahaan tersebut untuk turut membantu kotribusinya di rumah sakit.

"Kalau bisa jangan bentuk uang, lebih baik bentuk barang misalnya tempat cuci tangan, APD dan sebagainya," ujarnya.

Fezzi menambahkan, pada rapat itu juga dibahas ekonomi masyarakat.

"Saya bilang tadi kalau bisa pada pergerseran anggaran itu juga ada stimulusi ekonomi karena masyarakat sedang susah, untuk pemberian sembako kepada masyarakat yang rentan tidak mampu dan masyarkat tidak mampu minimal tiga bulan, jadi itu saran kami kepada Bupati sebagai pihak eksekutor," beber Fezzi.

(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved