Breaking News:

MotoGP 2020

Skenario Terburuk MotoGP 2020 Menghantui, Bos Dorna Senang Bila Bisa Lakukan Hal Ini

Dengan adanya pandemi corona seperti saat ini, Ezpeleta menyampaikan bahwa MotoGP musim 2020 bisa menjadi pengecualian

Editor: Hendra
Instagram.com/vr46ridersacademyofficial
Karena MotoGP ditunda, Valentino Rossi, Franco Morbidelli, dan Francesco Bagnaia memilih berlatih bersama di MotoRanch VR46 

POSBELITUNG.CO - Wabah virus corona atau covid-19 telah membuat agenda MotoGP 2020 terganggu.

Pihak penyelenggara yakni Dorna Sports sendiri dari jumlah seri yang harusnya digelar, sudah membatalkan sebanyak 6 seri balapan.

Meski pun hanya bisa menggelar 10 seri balapan saja di MotoGP 2020, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mengaku sudah merasa senang.

Dia menjelaskan sesuai aturan, MotoGP 2020 harus menggelar minimal 13 seri dalam satu musim agar musim tersebut dinyatakan sah.

Namun, syarat minimal 13 seri dalam satu musim hanya berlaku pada situasi normal.

Dengan adanya pandemi corona seperti saat ini, Ezpeleta menyampaikan bahwa MotoGP musim 2020 bisa menjadi pengecualian.

"Di dalam kontrak, kami harus menggelar minimal 13 balapan pada kondisi normal, namun saat ini kasusnya tidak seperti itu," kata Ezpeleta seperti dikutip dari Autosport.

"Jika musim ini kejuaraan hanya berlangsung 10 seri, saya akan tetap merasa senang," kata dia menambahkan.

"Kami mencoba menggelar balapan sebanyak mungkin. Jika bisa lebih dari 10, itu akan lebih baik. Tidak hanya bagi penggemar MotoGP, tetapi bagi semua orang yang artinya keadaan sudah membaik," ujar Ezpeleta.

Kendati demikian, Dorna Sports dan Federasi Motor Internasional (FIM) juga sudah siap dengan skenario terburuk, yaitu MotoGP 2020 dibatalkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved