Breaking News:

Kriminalitas

Gara-Gara Pinjam Motor untuk Aksi Pencurian di Rumah Kosong, Pria Ini Terjerat Hukum

Andi Candra terpaksa duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Pasalnya dia terseret perkara tindak pidana pencurian.

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi Pencurian 

POSBELITUNG.CO--Andi Candra terpaksa duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Pasalnya dia terseret perkara tindak pidana pencurian.

Keterlibatan Andi Candra dalam aksi kejahatan ini karena dia meminjamkan motor miliknya kepada Andika Saputra  yang melakukan pencurian di rumah koson milik Rendi.

Aksi kejahatan ini terbongkar dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Selasa (09/04/2020).

Dalam hal ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi sekaligus korban, serta saksi yang juga menjadi terdakwa dalam perkara pencurian tersebut.

Saksi Rendi yang merupakan korban dan juga pemilik rumah mengatakan tak menyangka rumah kosongnya menjadi target pencurian.

"Seminggu sekali saya kerumah itu, saya dateng pintu udah kebuka, ada rekaman CCTV kalau hari itu mereka masuk kerumah. Televisi udah rusak karena diambil paksa, rumah itu kusus buat saya setelah menikah, saya kira gak bakal kayak gini," ungkap Rendi.

Selain itu orang tua Rendi yang menjadi saksi yakni Lee Hyan Kiun, mengatakan mengalami kerugian materil akibat perbuatan pelaku.

"Itu rumah masih kosong belum ditinggal tapi sudah diisi barang-barang. Pintu sudah terbuka tercongkel, gembok di pintu tralis dan pintu dapur sudah rusak. Saya melaporkan ke polisi hari itu juga, untuk kerugian sekitar Rp 6 juta," jelas Lee Hyan Kiun.

Lebih lanjut saksi lain yang juga menjadi terdakwa, Andika Saputra menjelaskan terdakwa Andi Candra mendapatkan hasil dari meminjamkan motor.

"Ngambil sama Sadaruddin (terdakwa), minjem motor Andi Candra. Kita bilang mau keliling dan Andi udah tahu kita mau maling karena sudah paham kita sering. Keliling langsung ke rumah itu karena sepi, televisi kami bawa ke air itam rumah abangku," tutur Andika.

Suasana sidang saksi terdakwa Andi Candra di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (09/04/2020).
Suasana sidang saksi terdakwa Andi Candra di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (09/04/2020). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Dari hasil pencurian terdakwa Andi Candra pun mendapatkan hasil, dari penjualan satu unit televisi.

"Televisi kejual Rp 1,5 juta, Andi dapet Rp 250.000 dikasih karena minjem motor, Bambang Rp 350.000 buat rental mobil cari sasaran keluar kota, saya dapat Rp 250.000 dan Sadaruddin Rp 250.000," ucapnya.

Sementara itu terdakwa Andi Candra ditangkap pada Kamis (09/01/2020) di Jalan Depati Hamzah, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Melakukan tindak pidana pencurian terdakwa berhasil mendapatkan satu unit televisi LED 50 inch yang juga dijadikan sebagai barang bukti di persidangan

Usai mendengarkan keterangan saksi sidang pun ditutup dan dilanjutkan pada Senin (13/04/2020) dengan agenda tuntutan. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizky Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved