Manajemen Louvre Mulai Atur Penghitungan Gaji Pemainnya Setelah IBL Dihentikan karena Corona

Setelah liga berhenti kini muncul permasalahan baru terutama soal pembayaran gaji pemain.

Dok: IBL
Suasana pertandingan Satria Muda Pertamina vs NSH Jakarta di IBL 2020 Seri 1 Semarang, GOR Sahabat, Jumat (10/1/2020). 

Manajemen Louvre Mulai Atur Penghitungan Gaji Pemainnya Setelah IBL Dihentikan karena Corona

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Laga di Kompetisi Liga Basket Indonesia (IBL) dihentikan akibat pandemi virus corona ( Covid-19 ) yang melanda Indonesia.

Setelah liga berhenti kini muncul permasalahan baru terutama soal pembayaran gaji pemain. 

Sebelumnya Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah mengatakan untuk pembayaran gaji ia menyerahkan langsung kepada manajemen, akan tetapi hal itu tetap mendapat pantauan dari IBL.

Menyoal permasalahan pembayaran gaji pemain, pemilik Louvre Surabaya, Erick Herlangga, berencana untuk menyesuaikan kontrak pemainnya selama liga masih dihentikan.

Valentino Rossi Kenang Tiga Kemenangan Paling Favorit di MotoGP yang Libatkan Lorenzo dan Stoner

“Soal gaji pemain, saya sudah berikan opsi kepada pemain. Karena ini force majeur tentu saya tak akan ada pemotongan gaji Tapi penyesuaian kontrak,” ujar Erick kepada wartawan melalui aplikasi Zoom, Senin (13/4/2020).

Menurut Erick, langkah penyesuaian lebih tepat agar setiap pebasket mendapatkan haknya dengan benar. Sebab, liga dijadwalkan mulai kembali pada September 2020 sembari melihat perkembangan wabah Covid-19

“Misal si A gajinya Rp 50 juta, saya potong 50 persen kan jadi Rp 25 juta. tapi yang B misal gaji Rp 5 juta, kalau terpotong jadi Rp 2,5 juta. Apakah itu adil? Saya sih tetap inginnya restruktur kontrak, kontrak berubah, tapi tak ada pemotongan gaji. Kontrak di delay ke tiga bulan ke belakang,” kata Erick.

“Jadi gaji yang harusnya diterima April sampai Juni, akan dipindahkan ke mulai Juli hingga Maret tahun depan. Tetapi jika tidak mau dan pemainnya ngotot ingin gajian walaupun tak ada kegiatan, ya tinggal atur saja yang adil. Antara yang gaji UMR dan yang Rp 50 juta perbulan. “Ini yang masih saya tunggu dari anak-anak,” jelasnya.

Seperti diketahui, IBL 2020 yang dihentikan pada Maret lalu rencananya bakal kembali bergulir pada Juni. Akan tetapi melihat kondisi hingga saat ini IBL pun memutuskan untuk membatalkan menggelar di Juni.

Rider Legendaris Asal Itali ini Sebut Marquez Memiliki Memiliki Sifat Egois Dalam Setiap Balapan

IBL direncanakan kembali akan bergulir pada September mendatang yang langsung bermain di babak play off.

Klub yang berlaga di babak play off yang berformat round robin adalah peringkat 5 hingga 9 berdasarkan klasemen hingga seri keenam, sementara peringkat 1 hingga 4 menunggu di babak perempatfinal menghadapi empat peringkat terbaik babak play off.  

(Tribunnews.com, Abdul Majid)

Artikel ini telah tayang di TRIBUNNEWS.COM dengan judul IBL Berhenti, Manajemen Louvre Mulai Atur Penghitungan Gaji Pemainnya

Begini Kronologi Perawat Ditampar Calon Pasien karena Diminta Pakai Masker: Dia Merasa Sudah Bayar

Penulis: tidakada007
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved