PBSI Siap Patuhi Keputusan BWF Meski Event Piala Thomas dan Uber 2020 Belum Jelas

Semula, Piala Thomas dan Uber 2020 bakal dihelat pada 16-24 Mei mendatang di kota Aarhus, Denmark.

kompas.com
Aksi ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, pada laga hari pertama Piala Thomas 2018 yang berlangsung di Thailand pada Minggu (20/5/2018) 

POSBELITUNG.CO, SURABAYA -- Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) PP PBSI Achmad Budiharto mengaku masih menunggu keputusan BWF tentang kelanjutan Piala Thomas dan Uber 2020 yang rencananya digelar di kota Aarhus, Denmark.

Adapun Budiharto menilai, pihaknya bakal memahami keputusan BWF perihal kejuaraan Akbar di dunia bulutangkis itu.

Budiharto mengatakan, keselamatan jauh lebih penting ketimbang hal-hal lainnya.

"Kami harus bisa memaklumi apapun keputusan BWF, karena kalau memang harus dilakukan penundaan lagi, semua pasti karena menyesuaikan dengan kondisi di dunia, keselamatan menjadi yang paling penting saat ini," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, seperti dilansir surya.co.id dari laman PBSI.

Pelajar di China Sudah Kembali Sekolah Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir, Saya Senang!

Semula, Piala Thomas dan Uber 2020 bakal dihelat pada 16-24 Mei mendatang di kota Aarhus, Denmark.

Tetapi, dengan kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19 yang masih meluas, jadwal tersebut telah direvisi dan diundur menjadi 15-23 Agustus.

Kendati begitu, hingga kini BWF dan Asosiasi Bulutangkis Denmark masih mencari klarifikasi kepada otoritas terkait, yang melarang kegiatan keramaian berskala besar hingga akhir Agustus 2020.

Budiharto juga menambahkan, event besar sekelas Piala Thomas dan Uber pasti membutuhkan persiapan yang panjang dan tidak sembarangan.

Untuk itu Sekjen PBSI berharap, panitia penyelenggara tidak ceroboh dalam memutuskan nasib pagelaran Akbar Piala Thomas dan Uber 2020.

Kunci Gitar, Chord dan Lirik Lagu Akhir Rasa Ini Samsons, Mudah Dimainkan dari D

"Untuk menuju event besar itu banyak aspek yang mesti dipersiapkan, atlet kalau mau tanding di turnamen besar juga nggak gampang, tahapan persiapan yang dilalui cukup panjang," ujar Budiharto.

"Dari segi kepanitiaan pun begitu, persiapan Piala Thomas dan Uber pasti butuh waktu yang tidak sebentar, jadi memang sangat gegabah kalau event sebesar Piala Thomas Uber tetap dipaksakan tanpa persiapan yang cukup hanya mengikuti jadwal yang ada," tambahnya.

(Taufiqur Rochman/Tribunjatim.com)

Artikel ini telah tayang di TRIBUNJATIM.COM dengan judul Piala Thomas dan Uber 2020 Belum Jelas, PBSI Siap Patuhi Keputusan BWF

Waspada Ribuan Tikus Lapar Bertindak Lebih Agresif di Masa Pandemi Covid-19

Penulis: tidakada007
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved