Alasan Salah Pencatatan, PT Timah Revisi Lapkeu 2019, Laba Bersih Rp 531,35 M jadi Rp 132,29 M

Laporan keuangan TINS tahun 2018 dan 2019, diaudit oleh jaringan PwC Indonesia, yakni Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan.

KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADA
Pekerja memeriksa balok-balok timah di gudang perusahaan peleburan timah di Bangka Belitung 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA.-- PT Timah, Tbk (TINS) merevisi lada bersih per 31 Desember 2018 dari Rp 531,35 miliar menjadi Rp 132,29 miliar.

Revisi laporan keuangan PT Timah tahun 2019 itu tersebut dirilisnya Rabu (15/4/2020).

Revisi laporan keuangan dari laba bersih Rp 531,35 miliar menjadi Rp 132,29 miliar yang dilakukan manajemen TINS ini cukup signifikan.

Di luar rugi bersih Rp 611,28 miliar di tahun 2019, manajemen TINS merevisi data laporan keuangan tahun 2018 yang disajikan kembali.

Bila sebelumnya laba bersih TINS per 31 Desember 2018 berjumlah Rp 531,35 miliar, kini nilainya direvisi menjadi Rp 132,29 miliar.

Sejarah tentu akan berubah.

Revisi itu menyebabkan laba bersih TINS tahun 2018 turun 73,67% jika dibandingkan perolehan tahun 2017 yang sebesar Rp 502,43 miliar.

Sebelum revisi, laba bersih TINS tahun 2018 naik 5,76% jika dibandingkan perolehan tahun 2017.

Jika kesalahan pencatatan itu tidak terjadi, mungkin harga saham TINS jelang pengumuman laporan keuangan tahun 2018 juga tidak akan melonjak signifikan.

Sebagai catatan, laporan keuangan TINS tahun 2018 diumumkan di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Maret 2019.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved