Breaking News:

Berita Belitung

Jika Dana Penanggulangan Covid-19 di Belitung Rp 34,4 M Tak Cukup, Ini Kebijakan yang Diambil Pemkab

Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung sudah berencana akan melakukan penambahan kembali, apabila uang sebesar Rp 34,4 miliar tidak cukup

Posbelitung/Disa Aryandi
H MZ Hendra Caya, Sekda Belitung 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG--Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung sudah berencana akan melakukan penambahan kembali, apabila uang sebesar Rp 34,4 miliar tidak cukup untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Belitung,

Berbagai alokasi belanja dan kegiatan yang semula sudah terencana, akan kembali dilakukan pergeseran anggaran.

Sekarang ini, anggaran perjalanan dinas, dan diklat sudah dilakukan pergeseran, bersama dengan kegiatan pemerintah yang tidak bisa terlaksana selama enam bulan belakangan ini.

Seluruh anggaran tersebut, dilakukan pergeseran untuk penanggulangan atau pencegahan Covid-19.

"Kalau itu tidak cukup, atau masih kurang, maka akan kami tambah lagi, belanja-belanja yang bisa di tunda dan tidak bisa terlaksana, akan kami geser lagi, itu sasarannya. Tapi untuk sekarang, kami rasa sangat cukup," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya kepada Posbelitung.co, Sabtu (18/4/2020).

Untuk sementara ini, pergeseran anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Belitung, hanya berupa dana diklat Aparatur Sipil Negara (ASN), perjalanan dinas ASN. Apabila dihitung persentase, terjadi pergeseran sekitar 50 persen.

"Termasuk kegiatan pegawai lainnya yang memang tidak bisa dilaksanakan pada bulan ini, langsung kami geser semua. Terus belanja modal, dan belanja barang yang memang enam bulan ini tidak bisa dilakukan, itu kami geser,"  jelas Hendra.

Sedangan untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), kata Hendra, tidak akan terjadi pemotongan, lantaran anggaran itu adalah sebagai bentuk ukuran serta penilaian kinerja ASN, sehingga tidak diterapkan.

"Hanya untuk sistem kerja dirumah ini, secara otomatis itu mengurangi kinerja mereka. Ya jelas dengan kinerja berkurang, TPP juga berkurang, karena aktivitas kerjanya berkurang," ungkap Hendra.

Namun berapa besar pengurangan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Belitung selama muncul peristiwa covid-19 ini, Hendra sendiri belum bisa mengetahui secara pasti, lantaran masih dalam tahap penghitungan.

"Itu sedang dihitung. Hanya saja untuk kas pemerintah nanti akan ada tambahan dari pusat, itu masih menunggu, yaitu bagi hasil pajak. Ya itu kemarin SOB nya sudah ada, tapi secara PMK-nya kami masih menunggu, kemungkinan minggu depan anggarannya akan keluar," kata Hendra.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved