Breaking News:

Ada 5.000 Kematian Dalam Semalam, Kota Ini Dijuluki Kota Mayat, Ini Deretan Foto-fotonya

Jika mereka ke klinik swasta, mereka harus membayar dan tidak semua orang punya uang," katanya.

Penulis: tidakada007 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Getty Images/BBC.com
Jenazah yang dibiarkan tergeletak di pinggir jalan di Guayaquil, kota terbesar di Ekuador. 

Di Wuhan, China, angka resmi tengah direvisi dan hasilnya bisa jadi mengejutkan. Di Spanyol, negara Eropa paling terdampak, ada perbedaan dari cara data dikumpulkan dan dibuka di level lokal dan nasional.

"Kesehatan masyarakat di Ekuador selalu bermasalah. Ini merupakan salah satu titik lemah di hampir semua periode pemerintahan," kata Dr Carlos Mawyin kepada BBC.

Ia menduga krisis Covid-19 merupakan badai yang sempurna di Ekuador.

"Dengan sistem kesehatan yang lemah dan jumlah pasien yang tinggi, ICU dengan cepat menjadi lumpuh," katanya.

Ekuador telah memperpanjang jam malam dan berjanji akan mengetes makin banyak pasien.

Tapi bagi warga di Guayaquil yang pernah melihat orang terkasih meninggal dunia, janji itu sudah terlambat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Virus corona di Ekuador: Negara yang melaporkan 5.000 kematian dalam semalam dan juga telah tayang di TRIBUNJATENG.COM dengan judul HOROR! Kota Ini Dijuluki Kota Mayat karena Ada 5.000 Kematian dalam Semalam, Ini Foto-fotonya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved