Breaking News:

Berita Belitung

Express Bahari Belum Juga Beroperasi, Sanem Anggap Provinsi Memutus Hubungan dengan Belitung

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) angkat bicara terkait kapal cepat Express Bahari yang hingga sekarang belum juga beroperasi.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Dedi Qurniawan
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung, Sahani Saleh 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung  Sahani Saleh (Sanem) angkat bicara terkait kapal cepat Express Bahari yang hingga sekarang belum juga beroperasi.

Padahal kapal tersebut hanya beroperasi di dalam lingkup Provinsi Bangka Belitung alias antar pulau.

"Ya kalau model seperti ini, di anggap Provinsi memutus hubungan ke Belitung. Tapi kemarin saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, itu masih sangat dibutuhkan, apalagi urusan pesawat, tapi pesawat sudah beroperasi kembali, walau hanya satu kali sehari," ungkap Sanem kepada posbelitung.co, senin (20/4/2020).

Khusus untuk kapal cepat Express Bahari itu, kata dia, seharusnya bisa beroperasi kembali.

Menurut Sanem, jaur ini tidak masalah lantaran terhitung mobilisasi di internal Provinsi Bangka Belitung.

Kapal Cepat Express Bahari Tanjungpandan- Pagkalbalam Belum Beroperasi, Ini Kata Kadishub Babel

Express Bahari Tangjungpandan-Pangkalbalam Belum Beroperasi, Banyak yang ke Bangka Pakai Kapal Ikan

Ini untuk menghindari warga yang ingin Bangka menggunakan kapal ikan.

"Kalau kapal ikan keamananya bagaimana, dan itu kejadian sekarang. Yang terpenting sekarang, kita sama-sama sudah memetakan siapa-siapa orang yang di tracking untuk persoalan virus corona ini. Baik itu yang kasus di Belitung dan Bangka," ucapnya.

Pemetaan terhadap orang-orang yang positif covid-19 ini khusus di Pulau Belitung, lanjut dia, sekarang ini sudah diamati secara menyeluruh.

Sejauh ini, penyebaran itu hanya terjadi dari cluster pasien nomor 34.

"Kita sudah antisipasi dari cluster itu. Ya seharus nya dari segi perhubungan, sudah paham bagaimana meng cut orang - orang ini ketika ingin menjadi penumpang menggunakan kapal itu. Kalau penumpang itu sakit, jangan disutuh naik kapal, dan di pelabuhan juga sudah ada protokol pencegahan nya. Jadi tidak terhalang mobilisasi di dalam daerah," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved