Breaking News:

Berita Belitung

Kelangkaan Gas Tiga Kilogram di Pulau Belitung, Pemilik Pangkalan Sebut Sudah Tiga Minggu Kosong

Terpantau sudah hampir beberapa pekan terakhir warga di Pulau Belitung mengeluhkan sulitnya mencari barang yang biasa disebut dengan gas melon ini.

Posbelitung/Ferdi Aditiawan
Toko sekaligus pangkalan gas elpiji Yanto yang terletak di Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (22/4/2020) 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram saat ini sedang terjadi di Pulau Belitung.

Terpantau sudah hampir beberapa pekan terakhir warga di Pulau Belitung mengeluhkan sulitnya mencari barang yang biasa disebut dengan gas melon ini.

Menurut pemilik pangkalan gas Yanto yang terletak di Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan, Ratih mengatakan kurang lebih sudah hampir tiga minggu usaha pangkalan yang dimilikinya belum menerima pendistribusian gas tiga kilogram dari agen yang ada di Kabupaten Belitung.

"Ya saat ini sedang kosong. Terakhir menerima tanggal 28 Maret tahun 2020 yang lalu sebanyak 269 tabung. Terkait kekosongan, kemungkinan belum disalurkan atau hal lainya saya tidak mengetahui pasti," kata Ratih kepada Posbelitung.co, Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, jumlah gas yang diterima pangkalan miliknya setiap satu kali masuk tidak menentu, tergantung pembagian dari agen.

Sedangkan pendistribusian diberlakukan sesuai Sistem Operasional Prosedur (SOP) yakni satu orang satu tabung agar semua mendapatkan bagian, karena gas tiga kilogram ini merupakan barang subsidi.

Adapun syaratnya masyarakat wajib menyerahkan foto copy KTP ataupun KK guna dilakukan pendataan terlebih dahulu.

Tak hanya, lanjutnya, kemungkinan apabila dalam waktu dekat gas sudah masuk pihaknya akan menerapkan sosial dan physical distancing saat membagikan gas. Dengan artian menjaga jarak dengan masyarakat selaku pembeli.

Hal ini sebagai wujud mendukung program pemerintah, serta menindaklanjuti surat edaran Gubernur agar tidak mengumpulkan banyak orang, gna memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Pulau Belitung.

"Untuk gas tetap dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 16.000. Sesuai dengan surat edaran Bupati Belitung," ujar Ratih.

Lebih lanjut ia berharap kepada Pemerintah Daerah agar bisa mengatasi permasalahan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini. Karena beberapa bulan lagi memasuki bulan suci ramadhan (puas) otomatis penggunaan gas akan semakin meningkat.

(Posbelitung.co/Ferdi Aditiawan)

Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved