Breaking News:

PP Muhammadiyah Ingatkan Umat Islam Tak Tarawih di Masjid, Darurat Covid-19

Haedar merasa heran pada orang-orang yang masih ngotot ingin shalat berjamaah atau tarawih di masjid di masa pandemi.

youtube
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta umat Islam lebih berhati-hati dalam berpikir dan bertindak selama wabah Covid-19.

Ia mengingatkan bahwa pandemi ini merupakan situasi darurat sehingga tak bisa disikapi secara normal. Pernyataan Haedar tersebut disampaikan merespons masih banyaknya umat muslim yang ingin salat berjamaah di masjid, termasuk saat ramadhan tiba.

"Jangan semuanya disikapi seolah normal, karena kondisi saat ini darurat," kata Haedar melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Haedar merasa heran pada orang-orang yang masih ngotot ingin salat berjamaah atau tarawih di masjid di masa pandemi. Sebab, praktik ibadah di rumah sudah diberlakukan masyarakat dunia.

Bahkan, Masjdil Haram dan Masjid Nabawi sudah beberapa waktu ini tak dipakai salat Jumat dan tidak akan pula digunakan untuk tarawih. Ia pun meminta supaya umat Islam mematuhi anjuran untuk beribadah di rumah.

"Mestinya umat Islam mau mengikuti mayoritas pandangan bahwa selama masa pandemi corona ibadah dilakukan di rumah dengan khusyuk dan berjamaah dengan anggota keluarga," ujar Haedar.

Haedar melanjutkan, wabah Covid-19 bukan hanya masalah perorangan, melainkan pandemi massal. Oleh karenanya, ia meminta umat Islam mematuhi pendapat mayoritas dan tak mengikuti kemauan sendiri.

Haedar juga mewanti-wanti seluruh masyarakat tak menyepelekan wabah corona, serta selalu waspada dan melakukan tindakan pencegahan.

"Ini bukan soal takut atau berani hadapi wabah, tetapi soal ikhtiar yang dari segi agama maupun ilmu dibenarkan untuk usaha mencegah datangnya wabah agar tidak semakin luas," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Darurat Covid-19, PP Muhammadiyah Ingatkan Umat Islam Tak Tarawih di Masjid"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved