Aktivitas Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung Tampak Sepi (VIDEO)

Pasca pemerintah melarang sementara penggunaan sarana transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 hijriah, Bandara H AS Hanandjoeddin tampak sepi

POSBELITUNG.CO -- Pasca pemerintah melarang sementara penggunaan sarana transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 hijriah, Bandara H AS Hanandjoeddin nampak sepi, Jumat (24/4/2020).

Tak satupun pesawat mendarat di bandara tersebut yang membuat aktifitas tak berjalan seperti biasanya.

Petugas bandara hanya berkumpul di teras sembari bermain handphone. Lapangan parkir yang biasanya penuh mobil taxi dan pribadi pun sepi.

"Sebagai objek vital, bandara tetap dibuka sesuai dengan jam operasionalnya. Intinya ada atau tidak pesawat, kami tetap buka karena untuk melayani penerbangan emergency, evakuasi, militer, logistik," ungkap Plt Executive Genernal Manajer PT Angkasa Pura II (persero) Kantor Cabang Bandara H AS Hanandjoeddin Nanang Novianto Saputro saat ditemui posbelitung.co.

Nanang mengatakan saat ini perusahaan maskapai melaksanakan perintah pemerintah yang melarang sementara penggunaan sarana transportasi pada masa mudik yang termaktub dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

Diperkuat dengan surat Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub perihal pengendalian transportasi udara selama masa mudik Idul Fitri 1441 hijriah.

"Jadi yang saya tangkap untuk transportasi udara dari tanggal 24 April sampai 2 Juni 2020, kereta api sampai tanggal 18 Juni, transportasi darat sampai 8 Juni dan laut itu sampai 8 Juni juga," ungkap Nanang.

Kemudian, berbicara pesawat kargo yang akan mendarat di Bandara H AS Hanandjoeddin, lanjutnya, saat ini belum terdapat kepastian.

Mengingat perusahaan harus mengurus perizinan di kemenhub.

Larangan Mudik

Halaman
123
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Tomi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved