Breaking News:

Berita Belitung

Ini Kriteria Penerimaan Bantuan Sosial dan Ekonomi Terdampak Covid-19 di Kabupaten Belitung

Khusus untuk sektor usaha mikro yaitu harus memiliki izin usaha mikro yang diterbitkan oleh instansi berwenang dan tidak lagi produktif atau terjadi

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Hendra
Posbelitung/Disa Aryandi
H MZ Hendra Caya, Sekda Belitung 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah Kabupaten Belitung sudah menentukan kriteria penerima bantuan sosial dan ekonomi bagi warga yang terdampak covid-19.  Ada lima sektor yang di akomodir oleh Pemerintah Kabupaten Belitung.

Yaitu sektor usaha mikro, bidang tenaga kerja, bidang pertanian, sektor pariwisata dan sektor perikanan.

Rencana untuk bantuan ini, akan dibagikan oleh Pemerintah di minggu pertama bulan Mei 2020.

Khusus untuk sektor usaha mikro yaitu harus memiliki izin usaha mikro yang diterbitkan oleh instansi berwenang dan tidak lagi produktif atau terjadi penurunan omset dan pendapatan, karena terdampak covid-19.

"Untuk yang tenaga kerja, itu kriteria nya warga sebagai karyawan formal atau informal, yang dirumahkan atau di PHK karena akibat terdampak covid-19. Terus pelaku usaha mandiri informal yang turun omset atau pendapatan nya akibat covid-19," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung H MZ Hendra Caya kepada posbelitung.co, sabtu (25/4/2020).

Sedangkan untuk kriteria dibidang pertanian, terdaftar di sistem informasi penyuluh pertanian (simluhtan) dan apabila petani tersebut tidak terdaftar di simluhtan, maka petani tersebut harus membuktikan dengan kepemilikan lahan dan surat keterangan dari Desa, yang menyatakan yang bersangkutan benar petani.

"Nah untuk petani ini, tidak boleh berstatus sebagai pegawai atau karyawan yang menerima gaji bulanan seperti PNS, TNI, Polri atau pensiunan yang tidak dirumahkan, termasuk. Ini juga jika petani itu turun omset akibat covid-19," ujarnya.

Untuk sektor perikanan, kriteria bantuan yaitu berupa nelayan kecil yang dibuktikan dengan kartu nelayan, nelayan buruh, dan yang tidak memiliki kartu nelayan, maka harus dibuktikan dengan surat keterangan Desa setempat, pembudidaya ikan kecil, pengelola hasil perikanan kecil dan penghasilan nya menurun akibat covid-19.

Kemudian, di sektor pariwisata, warga yang tidak berstatus pegawai atau karyawan yang mendapatkan gaji bulanan dan tidak dirumahkan. Pelaku wisata ini, menjadi anggota komunitas/ikatan/asosiasi di bidang usaha jasa kepariwisataan dan terdata oleh instansi yang berwenang.

Khusus untuk pramuwisata mempunyai legalitas dalam keanggotaan DPC Himpunan pramuwisata Indonesia di Kabupaten Belitung, karyawan daya tarik wisata swasta yang aktif beroperasi dengan dibuktikan laporan data pengunjung/bukti setor pajak atau retribusi.

"Termasuk daya tarik wisata komunitas yang aktif beroperasi, dibuktikan dengan laporan data pengunjung atau bukti setor pajak atau retribusi, dan penghasilannya menurun akibat covid-19," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved