Pandemi Virus Corona di Bangka Belitung

Pihak Bandara HAS Hanandjoeddin Tunggu Surat Resmi Terkait Dua Pesawat Angkut Cargo

Maskapai dilarang membawa penumpang sehingga kru di pesawat hanya terdiri dari pilot, co pilot beserta teknisi.

posbelitung.co/dede s
Plt Executive General Manajer PT Angkasa Pura II (persero) Kantor Cabang Bandara H AS Hanandjoeddin Nanang Novianto Saputro 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Plt Executive General Manajer PT Angkasa Pura II (persero) Kantor Cabang Bandara H AS Hanandjoeddin Nanang Novianto Saputro sudah mendengar kabar dua pesawat akan mendarat di Belitung khusus mengangkut cargo.

Meskipun demikian, kata Nanang, keduanya baik maskapai komersil maupun militer belum mengajukan surat pemberitahuan secara resmi kepada pihak Bandara H AS Hanandjoeddin.

"Kalau informasi saya sudah dengar tapi secara resmi belum ada. Kalau pesawat militer itu cukup pemberitahuan saja tapi kalau komersil nanti ada surat resminya, memang katanya surat itu sudah dikonsep," ujar Nanang kepada posbelitung.co, Minggu (26/4/2020).

Ia menegaskan kedua maskapai tersebut tetap harus mengikuti Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

Dalam artian maskapai dilarang membawa penumpang sehingga kru di pesawat hanya terdiri dari pilot, co pilot beserta teknisi.

Sriwjaya Air dan CN 235 TNI AU

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan akan ada dua penerbangan khusus mengangkut kargo pada pekan ini.

Pertama, maskapai Sriwijaya Air dikabarkan akan mendarat di Bandara H AS Hanandjoeddin pada Rabu (29/4/2020) mendatang.

Menurutnya perusahaan ekspedisi juga akan berkoordinasi agar terakumulasi dan fokus pada satu penerbangan tersebut menyesuaikan kapasitas kargo.

"Jadi pengiriman spesimen swab tenggorokan mengikuti pesawat cargo yang komersial," ujar Isyak kepada posbelitung.co, Minggu (26/4/2020).

Selain itu, Pemkab Belitung juga telah mengirimkan surat permohonan kepada Danlanud H AS Hanandjoeddin yang diteruskan kepada Pangkoops TNI AU terkait permohonan pesawat untuk mengangkut spesimen swab tenggorokan.

Ia mengatakan surat tersebut sudah disetujui dan rencananya pada Selasa (28/4/2020) pesawat CN 235 milik TNI AU yang akan terbang dari Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta.

"Kami berterima kasih kepada pihak Lanud H AS Hananjoeddin yang telah membantu kami dengan sangat cepat dan berinisiatif mendorong percepatan pemeriksaan," kata Isyak. (posbelitung.co/dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved