Breaking News:

Dokter Gemetaran saat Operasi, Media Jepang Sebut Kim Jong Un Koma, Calon Pengganti Lebih Kejam

Media-media asing juga ramai memberitakan rumor kematian pemimpin utama Korea Utara tersebut.

(KCTV/Daily Star)
Foto Kim Yo Jong, berdiri di samping kanan Kim Jong Un 

Media ini menyatakan seorang dokter China, yang diyakini sebagai bagian dari tim yang dikirim ke  Pyongyang, melaporkan keputusan Kim Jong Un menunda-nunda bedah jantung malah membuatnya sakit parah.

Rincian spesifik lebih lanjut tidak diketahui.

Ada sumber terdiri dari tiga orang yang mengakui kepada Reuters bahwa China telah mengirim tim dokter ke Korea Utara untuk menentukan status kesehatan Kim Jong Un.

Delegasi tersebut meninggalkan Beijing pada Kamis (23/4/2020).

Tim ini beranggotakan dokter dan pejabat Partai Komunis China.

Secara resmi pengiriman delegasi tersebut tidak diumumkan.

Beijing sejauh ini juga menolak berkomentar.

Awal pekan ini, spekulasi menyebar bahwa pemimpin Korea Utara itu dalam keadaan sakit setelah menjalani operasi jantung pada 12 April.

Spekulasi yang muncul dari kabar yang tidak dikonfirmasi ini secara cepat ditolak pejabat pemerintah Korea Selatan dan seorang pejabat China.

Mereka mengatakan tidak menemukan tanda-tanda aktivitas tidak biasa di Korut yang menguatkan klaim itu.

Halaman
1234
Penulis: tidakada007
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved