Breaking News:

Sahkah Puasa Jika Kita Tidur Sepanjang Hari? Begini Islam Mengaturnya Sesuai Tuntunan Nabi

Di rumah saja membuat kebiasaan ngabuburit keluar rumah membuat sebagian orang menggisi waktu dengan istirahat tidursiang.

Penulis: tidakada007 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Grid.ID/Inspiring Headphone
Ilustrasi tidur 

"Hilang akal ada tiga," kata Buya.

Pertama, gila. Maka orang kalau gila batal puasanya, biarpun sebentar.

"Lagi ngobrol begini, tiba-tiba datang gilanya. Batal puasanya. Enggak tahu gimana contohnya. Pokoknya gila," ujar Buya.

Begini Penjelasan Mengenai Bolehkah Sikat Gigi dan Berkumur di Siang Hari saat Berpuasa

Kedua, pingsan, ayan. Puasanya dianggap batal kalau pingsannya sehari penuh.

"Sahur dia pingsan, kemudian sadar setelah wakktu buka, isya bangun. Maka pingsan ini membatalkan puasa," terang Buya .

Namun Buya Yahya menjelaskan, apabila orang pingsan tersebut sempat sadar meski kemudian kembali pingsan, maka puasanya tidak batal dan dianggap sah.

"Tapi kebalikan daripada gila. Kalau pingsan itu sempat sadar walaupun sebentar di siang harinya, maka puasanya dianggap sah,"

Hilang akal yang ketiga adalah tidur. Kalau hukum tidur, habis sahurtidur kemudian bangun isya, puasanya adalah sah.

Buya Yahya mengatakan, tidur merupakan kategori hilang akal yang tidak membatalkan puasa.

"Maka ini adalah hilang akal yang tidak batalkan puasa," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved