Breaking News:

Selera Makan Justru Meningkat saat Malam Hari? Mungkin Anda Mengalami Night Eating Syndrome

Alasannya, saat siang hari kita melakukan lebih banyak aktivitas, sehingga membutuhkan lebih banyak tenaga yang didapatkan dari makanan.

Tribun Jabar/Putri Puspita
Ilustrasi makan pakai tangan 

POSBELITUNG.CO - Dari tiga kali jadwal makan dalam sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam, biasanya porsi makan siang akan lebih banyak dibandingkan pada jadwal makan lainnya.

Alasannya, saat siang hari kita melakukan lebih banyak aktivitas, sehingga membutuhkan lebih banyak tenaga yang didapatkan dari makanan.

Namun apakah ada yang porsi makan malamnya justru lebih banyak dari porsi sarapan dan makan siang?

Kalau iya, anda mungkin saja mengalami gangguan kebiasan makan yang disebut sebagai Night Eating Syndrome atau NES.

Selain porsi makan malam yang lebih banyak, gangguan kebiasaan makan ini ditandai dengan porsi makan yang kecil atau justru tidak lapar sama sekali saat pagi dan siang hari.

Selera Makan saat Malam Lebih Besar karena Night Eating Syndrome

Sesuai namanya, night eating syndrome atau sindrom makan saat malam dilakukan oleh penderitanya pada malam hari.

Nah, orang yang memiliki sindrom NES akan merasa tidak lapar atau makan dengan porsi yang sedikit pada saat pagi dan siang.

Baru pada malam hari mereka akan merasa lapar dan akan makan dengan porsi yang lebih banyak dari porsi sarapan dan makan siangnya.

Tapi NES ini berbeda dengan gangguan makan lainnya, yaitu binge eating disorder atau kecanduan makan, lo.

Halaman
1234
Editor: Novita
Sumber: Kidnesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved