5.000 Pegawai Perusahaan Manufaktur ini Dirumahkan Usai Satu Karyawannya Positif Covid-19 Meninggal

“Jadi sisanya 300 karyawan lainnya masih bekerja di perusahaan mengerjakan pesanan yang urgen,” kata dia.

Tayang:
Pixabay.com
Ilustrasi virus corona 

Satu Karyawan Positif Covid-19 Meninggal, 5.000 Pegawai Perusahaan Manufaktur di Cikarang Dirumahkan

POSBELITUNG.CO -- Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan, sebanyak 5.000 dari 5.300 karyawan di Kawasan Industri MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat ( Jabar ), telah diliburkan.

Adapun menurut Suhup, langkah tersebut dilakukan perusahaan setelah ada salah satu karyawan perusahaan itu meninggal dengan status positif Covid-19.

“Ada satu kan (yang positif) waktu itu, ketua serikat pekerjanya dan dia bukan hanya positif, tapi meninggal. Akibatnya mereka sadar langsung menutup dirinya (operasional), total karyawan dari 5.300 ada 5.000 yang dirumahkan,” ujar Suhup saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/4/2020).

Suhup mengatakan, sisa barang pesanan yang dibuat oleh perusahaan manufaktur komponen otomotif ini dikerjakan oleh 300 karyawan sisanya..

Rumah Aselih Dirusak Setelah Laporkan Hal ini Lewat Twitter, Anaknya Tak Ingin Orangtua Kena Corona

“Jadi sisanya 300 karyawan lainnya masih bekerja di perusahaan mengerjakan pesanan yang urgen,” kata Suhup. 

Suhup menyampaikan karyawan yang dirumahkan itu mendapatkan gaji penuh dari perusahaan.

“Upahnya penuh bagi yang dirumahkan,” ucap Suhup.

(*/ Cynthia Lova )

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Karyawan Positif Covid-19 Meninggal, 5.000 Pegawai Perusahaan Manufaktur di Cikarang Dirumahkan",

Jaga Diri & Keluarga, Ketahui 5 Kelemahan Virus Corona dan Siap-siap Hadapi Puncak Pandemi Covid-19

Kabar Terbaru, Vaksin Covid-19 di China Diperkirakan Siap pada September, Begini Jelasnya

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved