Breaking News:

6000 Pekerja Airbus Dirumahkan, IATA: Maskapai Kehilangan Pendapatan Rp 4.866 T

Para pekerja untuk mempersiapkan diri terhadap potensi pemangkasan jumlah pegawai. Keberlangsungan perusahaan terancam bila tidak ada yang dilakukan

Airbus
Pesawat Airbus A350-900 

POSBELITUNG.CO - Kabar mengejutkan dari industri penerbangan, akibat dampak virus corona yang melanda berbagai negara.

CEO pabrikan pesawat Airbus dilaporkan merilis pernyataan yang megejutkan terkait dampak pagebluk virus corona terhadap bisnisnya.

Dikutip dari BBC, Selasa (28/4/2020), dalam surat kepada para pekerja, CEO Airbus Guillaume Faury menyatakan perusahaan saat ini sedang "berdarah-darah" dengan laju yang sangat cepat.

Pada bulan ini pula, Airbus mengumumkan pemangkasan produksi pesawat sebesar sepertiga.

Langkah ini diambil lantaran industri penerbangan diprediksi bakal merosot secara signifikan, sebagai dampak pagebluk virus corona yang menyebar di seluruh dunia.

Faury juga meminta kepada para pekerja untuk mempersiapkan diri terhadap potensi pemangkasan jumlah pegawai.

Adapun saat ini jumlah pegawai Airbus mencapai 135.000 orang.

Tidak hanya itu, Faury juga menyebut keberlangsungan perusahaan terancam tanpa adanya upaya yang dilakukan dengan segera.

Pada pekan ini, Airbus dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan kuartal I 2020.

Airbus pun telah menerapkan kebijakan cuti dengan tunjangan dari pemerintah terhadap 6.000 pekerja di Inggris dan Perancis.

Halaman
12
Editor: Rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved