Breaking News:

MotoGP 2020

Bos Petronas SRT Razlan Razali Tolak Duetkan Rossi dan Lorenzo, Lin Jarvis Juga Tak Tertarik  

Yamaha pernah mengalami masa kejayaan di MotoGP ketika dua pembalap mereka menguasai dua posisi teratas di klasemen akhir MotoGP.

Editor: Hendra
TWITTER.COM/MOTOGP
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kiri), mendengarkan saran dari Jorge Lorenzo saat tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 8 Februari 2020. 

POSBELITUNG.CO - Nama pebalap MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo masih menarik untuk di duetkan kembali di arena balapan.

Akan tetapi, Managing Director Yamaha, Lin Jarvis kurang berminat untuk menduetkan kedua pebalap sukses tersebut.

Lin Jarvis justru punya ide yang lebih menarik ketimbang menduetkan lagi Rossi dan Lorenzo.

Yamaha pernah mengalami masa kejayaan di MotoGP ketika dua pembalap mereka menguasai dua posisi teratas di klasemen akhir MotoGP.

Dua pembalap tersebut adalah Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Dua kali Rossi dan Lorenzo finis 1-2 di klasemen MotoGP yaitu pada 2009 dan 2015.

Pada MotoGP 2009 Rossi menjadi juara dan Lorenzo sebagai runner-up kejuaraan. Adapun pada 2015 situasinya terbalik dengan Lorenzo yang menjadi juara.

Sekadar informasi, sejak era MotoGP dimulai pada 2002, hanya Rossi dan Lorenzo sebagai rekan setim yang sanggup mengamankan dua peringkat teratas kejuaraan.

Rossi dan Lorenzo sendiri tak lagi menjadi rekan setim sejak MotoGP 2017. Lorenzo berkelana ke Ducati dan Repsol Honda sementara Rossi bertahan.

Namun begitu, ide menduetkan kembali Rossi dengan Lorenzo kembali muncul setelah nama yang disebut terakhir pulang ke Yamaha.

Lorenzo baru saja bergabung menjadi pembalap penguji Yamaha setelah memutuskan gantung helm pada akhir musim lalu.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved