Breaking News:

Di Tengah Corona, Survei KPAI: Mayoritas Siswa Keluhkan Bayar SPP & Minta Kuota Internet Digratiskan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar survei pelaksanaan pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Sistem Penilaian Jarak Jauh

Penulis: tidakada008 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Komisioner KPAI Retno Listyarti 

POSBELITUNG.CO -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar survei pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ) dan Sistem Penilaian Jarak Jauh Berbasis Pengaduan.

Adapun PJJ ini diberlakukan sejak pandemi coronavirus disease 2019 ( Covid-19 ) melanda Negara Indonesia.

Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan pada Senin (27/4/2020), mayoritas siswa peserta survei merasa keberatan pembayaran SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) selama pembelajaran jarak jauh.

Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti, sebagian besar siswa menginginkan adanya pengurangan uang SPP (iuran pendidikan) bulanan, karena orang tua mereka juga terdampak Covid-19 sehingga terjadi penurunan penghasilan, bahkan ada yang mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

"(Siswa,-red) membayar separuh dari SPP sebanyak 56,6 persen. Sementara yang bahkan tidak mau membayar sama sekala 14,3 persen dan yang masih ingin membayar utuh hanya 29,1 persen," kata Retno, dalam Konferensi Video, Senin, (27/4/2020).

Babe Haikal Akui Sering Bela Jokowi Malah Dapat Tuduhan: Saya Dikatakan Lo Udah Cair Ya Duitnya?

Selain itu, mengingat kewajiban untuk belajar dari rumah menggunakan internet, para siswa mengusulkan kepada pemerintah untuk menggratiskan internet.

"Usulan siswa untuk pembelajaran jarak jauh. Usul kepada pemerintah untuk menggratiskan internet, karena PJJ dengan daring membutuhkan kuota yang sangat besar (52,8 persen,-red)" ujarnya.

Untuk diketahui, kajian itu menggunakan metode deskriptif kualitatif.

Survei dilaksanakan dengan teknik multistage random sampling.

Adapun teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang diberikan menggunakan aplikasi google forms kepada 246 pengadu KPAI sebagai responden utama dan 1700 responden pembanding.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved