Breaking News:

Ganjar Pranowo Gembira 26 Tenaga Medis RSUP Kariadi Semarang Sembuh Corona, Apresiasi Masyarakat

Kabar kesembuhan 26 tenaga medis itu disampaikan langsung oleh akun Instagram resmi RSUP Kariadi Semarang.

Penulis: tidakada007 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI - Petugas medis bersiap mengambil sample darah pengemudi angkutan umum saat Rapid Test COVID-19 secara Drive-Thru di Halaman Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengadakan Rapid Test bagi pengemudi angkutan umum untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19. 

POSBELITUNG.CO -- Gubernur Jawa Tengah ( Jateng ), Ganjar Pranowo, turut gembira saat mendengar kabar 26 tenaga medis RSUP Kariadi Semarang dinyatakan sembuh usai menjalani karantina di Hotel Kesambi Hijau Semarang.

Adapun sebelumnya sebanyak 34 tenaga medis RSUP Kariadi Semarangtelah dinyatakan positif Covid-19 lantaran tertular saat merawat pasien yang tidak jujur selepas pulang dari zona merah.

Seperti diketahui, kabar kesembuhan 26 tenaga medis itu disampaikan langsung oleh akun Instagram resmi RSUP Kariadi Semarang.

Di akun itu menuliskan 26 tenaga medis telah dinyatakan negatif dan sembuh pada Jumat (24/4/2020).

Mereka sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing untuk berkumpul dengan keluarga dengan tetap menjaga jarak aman, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.

Reaksi Trump Jika Minta Ganti Rugi dari China atas Corona: Kami Tak Bahagia dengan Situasi yang Ada

Sementara delapan tenaga medis lainnya masih menunggu hasil laboratorium.

"Kemarin mereka kontak saya mengatakan terima kasih, Pak Gub terus kasih fotonya say hello. Alhamdulillah, saya senang mereka bisa sembuh dan bisa membuat semangat lagi bagi yang lainnya," kata Ganjar di Semarang, Selasa (28/4/2020).

Menurut Ganjar, para dokter itu cepat sembuh karena tahu persis soal protokol kesehatan.

Selain itu, dukungan masyarakat yang ada di sekitar hotel dan masyarakat Kota Semarang juga menjadi semangat kesembuhan mereka.

"Ada yang mengirim vitamin, buah-buahan, ada yang bantu jaringan agar mereka bisa menggunakan alat virtualnya lebih baik sehingga bisa tetap mengajar atau melakukan aktivitas lainnya. Bantuan dan dukungan itu membuat para tenaga medis ini happy dalam menjalani masa karantina. Hebat mereka, kami senang dan ikut bangga mereka sembuh," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved