18 Investasi Bodong Dihentikan Satgas Waspada Investasi, Termasuk 81 Fintech Ilegal

Modus penawaran investasi 18 perusahaan ini sangat merugikan karena memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat, untuk menipu dengan cara iming imbalan

Ilustrasi investasi bodong fintech ilegal yang dihentikan satgas waspada investasi hingga April 2020 

Berikut nama investasi bodong yang dihentikan

1. Pay2pay, penjualan pulsa dan pembayaran elektronik dengan skema multi level marketing tanpa izin
2. myTMT, pembayaran elektronik dengan skema multi level marketing tanpa izin.
3. PT Digital Asset Indonesia (e-share profit) jenis kegiatan penawaran investasi uang dan perdagangan forex tanpa izin.
4. PT Bumi Berlian Cemerlang, penawaran investasi uang tanpa izin.
5. Viral, penawaran investasi uang tanpa izin.
6. Uangkontan, penawaran investasi uang tanpa izin.
7. Titip Dana, penawaran investasi uang tanpa izin.
8. PT Premier Visindo, penawaran investasi uang tanpa izin.
9. SX International Cambodia, penawaran investasi uang tanpa izin.
10. 2miliar.com, penawaran investasi uang tanpa izin.
11. PT Shakti Persada Indonesia (e-share profit, esaham infinity), penawaran investasi uang tanpa izin.
12. Bittrade Club, penawaran investasi uang tanpa izin.
13. PT Duta Investindo, penawaran investasi uang tanpa izin.
14. Recovery Dana Sukses(https://danainvestasisuksess.blogspot.com/;https://recoverysuksesonlinejoin.blogspot.com/; https://recoverysukses77.simdif.com/;https://www.titipdanasukses.co.id/) dengan jenis kegiatan usaha penawaran investasi uang tanpa izin.
15. Autogajian, penawaran investasi uang tanpa izin
16. Algopack BitAlgo, crypto currency atau crypto asset tanpa izin.
17. PT IbnuMitraBersama, undian berhadiah tanpa izin.
18. My Win Gold Project Mitra Wira Terpadu, investasi emas tanpa izin.

Artikel sudah tayang di kontan.co.id berjudul Berikut 18 investasi bodong yang ditutup selama masa pandemi dan Selama April, Satgas temukan 18 investasi bodong dan 81 fintech ilegal

Editor: rusmiadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved