Breaking News:

Berita Belitung Timur

Dinas Kesehatan Belitung Timur Uji Takjil di Lima Titik Kota Manggar, Ini Hasilnya

Uji sampling ini untuk mengetahui apalah di makanan tersebut mengandung empat jenis bahan terlarang, yakni formalin, boraks, metanil yellow, dan

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Petugas saat memeriksa sampel jajanan, Rabu (29/4/2020). Warna oranye merupakan standar jika ada makanan yang memakai boraks dan yang warna kuning adalah hasil uji sampel yang negatif boraks. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Tim dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Beltim melakukan uji sampling terhadap puluhan jenis makanan berbuka puasa di Manggar, Rabu (29/4/2020).

Sampling ini diambil dari lima tempat yang tersebar di Manggar, seperti Warung Bang Yansen, Warung Gorengan Pak Agus, Warung Pak Sutiyono, Warung Simpang Kumpe Aik, dan di Taman Kota.

Kepala Dinkes-PPKB Muhamad Yulhaedir mengatakan uji sampling ini untuk mengetahui apalah di makanan tersebut mengandung empat jenis bahan terlarang, yakni formalin, boraks, metanil yellow, dan rodamin.

"Dari puluhan jenis yang diuji alhamdulillaah tidak mengandung keempat bahan-bahan tersebut. Beberapa tahun terakhir juga kami uji dan tidak ada yang ditemukan positif memakai bahan terlarang itu," kata Yulhaedir kepada posbelitung.co, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, pemeriksaan ini rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan agar menjamin kualitas dari makanan yang dikonsumsi masyarakat tidak mengandung bahan berbahaya.

Dari setiap tahun pemeriksaan, hasilnya tidak pernah ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya.

"Hasil ini berarti masyarakat Manggar telah paham mengenai bahan-bahan yang seharusnya tidak ada ketika mereka membuat makanan. Makanan yang dijual dan kita konsumsi berarti betul-betul sehat," ujarnya.

Selain mengambil sampling jajanan, tim Dinkes juga memberikan imbauan-imbauan terkait kondisi sekarang yang dilanda pandemi virus corona.

Masyarakat jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan yang sudah diatur.

"Tetap jaga jarak saat membeli. Kemudian pembeli maupun penjual diharapkan memakai masker dan khusus penjual memakai sarung tangan supaya lebih terjamin kehigienitasannya," tambahnya.

Ia berharap semua masyarakat bisa memahami hal ini demi kebaikan bersama agar penyebaran virus corona tidak meluas sampai ke Belitung Timur. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved