Breaking News:

Harmanus yang Dituduh Curi Sawit Meninggal, MA, Kejaksaan & Polri Diminta Turun Tangan, Ini Jelannya

Mereka menilai lahan itu bukan milik perusahaan karena berada di luar wilayah hak guna usaha (HGU) perusahaan.

(sumber foto Aldo Kompas)(KURNIA TARIGAN)
Hermanus serta dua terdakwa lainnya saat sebelum proses sidang dimulai di Polres Kotim 

POSBELITUNG.CO -- Seorang petani bernama Hermanus bin Bison (36), yang juga pejuang agraria dari Desa Penyang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ( Kalteng ), dikabarkan meninggal dunia karena sakit di RSUD dr Murjani, Sampit pada pukul 00.30 WIB, Minggu (26/4/2020).

Adapun Hermanus menghembuskan nyawa ketika tengah menghadapi persidangan yang diduga sebagai bentuk kriminalisasi dengan dakwaan mencuri buah sawit.

Kuasa hukum Hermanus, Even Sembiring menyebutkan, sebelumnya Hermanus sempat melayangkan dua kali permohonan penangguhan penahanan kepada majelis hakim.

Hermanus meminta penangguhan itu untuk berobat karena ia mengalami sakit batuk selama ditahan.

"Kecenderungan orang Dayak asli kalau sakit berobatnya lewat tradisional. Makanya izinnya dia berobat di kampung, tapi ditolak oleh majelis hakim," kata Even ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

BPJS Kesehatan Patuhi Putusan MA, Tagihan Iuran Turun Per 1 Mei 2020

Even mengaku tak mengetahui alasan hakim kenapa menolak dua kali permohonan penangguhan penahanan.

Padahal, saat itu, Hermanus benar-benar sudah dalam kondisi sakit.

"Kalau hakimnya bijak sebenarnya kemarin itu Hermanus bisa dibantarkan, walaupun tidak dikabulkan penangguhan penahanannya," terang dia.

Sementara itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati menilai meningalnya Hermanus dapat diindikasikan sebagai bentuk tidak dijalankannya hukum berdasarkan nilai kemanusiaan.

Pasalnya, Hermanus tetap dipaksakan mengikuti persidangan pada saat ia dalam kondisi sakit, bahkan terpaksa menggunakan kursi roda.

Halaman
123
Penulis: tidakada007
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved