Berita Belitung
Pengumuman Kelulusan Secara Daring, Berbeda Tak Terlihat Suasana Siswa dan Ortu Harap-harap Cemas
Pengumuman kelulusan yang dilakukan secara daring membuat siswa SMA/SMK hanya menanti hasil di rumah masing-masing.
Penulis: Adelina Nurmalitasari |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Pengumuman kelulusan yang dilakukan secara daring membuat siswa SMA/SMK hanya menanti hasil di rumah masing-masing.
Suasana ini memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika pengumuman kelulusan dilakukan dengan mengundang siswa dan orang tua.
"Kalau suasana pasti berbeda, kalau biasanya terlihat harap-harap cemas, keliatan dari orang tua dan siswa, ketika ada informasi lulus, menunjukkan suasana haru dan bahagia. Kalau ini kan tidak keliatan karena masing-masing di rumah," ungkap Kepala SMK Negeri 3 Tanjungpandan Abdul Albar saat dihubungi Posbelitung.co, Minggu (3/5/2020).
Euforia kelulusan yang biasanya dirayakan para siswa dengan berkumpul bersama teman-teman, konvoi, atau coret-coret seragam juga tak ada kali ini.
Kata Abdul, tahun lalu siswa sekolahnya merayakan kelulusan dengan menyumbangkan seragam sekolah. Namun kali ini tidak ada aktivitas seperti itu.
"Bahkan kami mengimbau untuk tidak ada kegiatan konvoi ataupun coret-coret, pokoknya sesuai protokol kesehatan," tegasnya.
Tahun ini sekolah pariwisata tersebut meluluskan 106 siswa. Pengumuman kelulusan juga dilakukan sesuai instruksi yakni melalui media daring.
Abdul Albar menjelaskan, kelulusan siswa menggunakan aplikasi yang disampaikan masing-masing wali kelas melalui grup WhatsApp. Kemudian tiap siswa bisa mengecek status kelulusannya.
"Sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan, kalau tahun lalu pengumuman kelulusan biasanya mengundang orang tua siswa, tahun ini melalui media saja, itu saja bedanya," jelasnya.
Siswa SMK sempat mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebelum akhirnya UN dibatalkan. Hasil UN yang telah dirilis Jumat (2/5/2020) tetap bisa dilihat siswa meski nilainya secara nasional dibatalkan. Selanjutnya pihak sekolah akan melakukan rapat penentuan prestasi siswa.
"Kami akan rapat dengan kawan-kawan apakah menentukan prestasi siswa dilihat hasil UNBK atau cukup dengan nilai ujian sekolah dan nilai raport semester sebelumnya," kata Abdul Albar.
Ia juga mengucapkan selamat kepada siswa-siswi SMK Negeri 3 Tanjungpandan yang lulus.
"Tapi jangan berpuas dulu karena selesai sekolah bukan menyelesaikan segalanya, justru ini memulai kehidupan yang sebenarnya. Artinya harus tetap belajar dan banyak bermimpi dan mewujudkan mimpi," tuturnya.
Kelulusan Siswa SMA/SMK
Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK sederajat telah dilakukan Sabtu (2/5/2020) kemarin.
Berdasarkan data yang dihimpun Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung, terdapat masing-masing 2.373 lulusan dari 18 sekolah di Belitung dan 1.447 lulusan dari 16 sekolah di Belitung Timur.
Menurut Kepala Cabdindik Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, pengumuman kelulusan di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan secara online atau daring, baik itu melalui email atau surel, WhatsApp, maupun penggunaan aplikasi daring lainnya.
"Kami sudah mengimbau sekolah untuk menghindari siswa berkumpul, sehingga sekolah mempersiapkan pengumuman ini secara online," jelas Adi kepada Posbelitung, Minggu (3/5/2020).
Jika tahun-tahun sebelumnya pengumuman kelulusan dibarengi pengumuman nilai sekolah dan siswa terbaik, tahun ini memang tidak dilakukan, karena pengumuman nilai sekolah dan siswa terbaik itu didasarkan pada nilai ujian nasional yang tak diadakan tahun ini.
Kata Adi, melalui ujian nasional memang nilai siswa di satu sekolah dapat dibandingkan dengan nilai siswa di sekolah yang lain.
"Tahun ini ujian nasional tidak ada, sementara ujian sekolah yang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah belum ada mekanisme untuk menyetarakan nilai siswa disatu sekolah dengan sekolah lain," lanjutnya.
Ia menjelaskan, tahun ini pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebelumnya telah dibatalkan Kemdikbud karena status darurat nasional bencana non alam Covid-19. Sehingga penentuan kelulusan siswa didasarkan pada ujian sekolah.
"Alhamdulillah SMA/SMK sudah melakukan ujian sekolah sehingga bisa dipakai untuk menentukan kelulusan," ungkap Adi.
Ujian Kenaikan Kelas Daring
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, Minggu (3/5/2020) mengatakan ujian kenaikan kelas bagi siswa kelas X dan XI nanti dilaksanakan secara serentak tanggal 8-20 juni 2020.
Saat ini sekolah sedang mempersiapkan mekanisme pelaksanaan ujian sekolah tersebut secara online atau daring.
Ia menjelaskan, ujian akhir semester (UAS) dapat dilakukan sesuai edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19.
"Disesuaikan dengan kondisi yg ada di tiap-tiap sekolah, tidak mesti mencapai syarat ketuntasan kurikulum sesuai edaran Mendikbud, UAS untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna," jelas Adi saat dikonfirmasi Posbelitung.co.
Disinggung mengenai kesiapan pelaksanaan UAS secara daring, ia berharap agar siswa setingkat SMA/SMK dalam mengikutinya tanpa mengalami kendala.
"Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari SMA/SMK kalau ada siswa yang tidak siap online. Tentu kalaupun ada, kami akan upayakan cara lain sehingga siswa tersebut dapat menempuh ujian kenaikan kelas online," ungkapnya.
Di samping itu, jadwal sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) akan dilakukan pada 11 Mei-12 Juni 2020. Disusul pendaftaran PPDB pada 22-30 Juni 2020. Menurutnya mekanisme PPDB tahun ini prioritas dilakukan secara daring.
Hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung.
"Apabila juknis ini terbit nanti tentu kami akan koordinasi dan sosialisasikan dengan sekolah. Insya Allah juknis ini akan terbit dalam waktu dekat, sehingga sekolah dapat mempersiapkan mekanisme PPDB sesuai juknis tersebut dengan baik," kata Adi.
(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/siswa-smk-cuci-tangan.jpg)