Breaking News:

Industri Pariwisata

Pelaku Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dijamin Dapat Insentif Pajak

Kebijakan perluasan cakupan sektor itu diterapkan hingga melingkupi industri pariwisata dan ekonomi kreatif

Editor: Kamri
Tribun Bali / Zaenal Nur Arifin
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama usai menghadiri pembukaan Indonesia Tourim Outlook 2020 di Nusa Dua Bali (22/11/2019). 

Pelaku Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dijamin Dapat Insentif Pajak

POSBELITUNG.CO - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjamin pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif mendapat insentif pajak.

Itu setelah diterapkan kebijakan perluasan cakupan sektor yang mendapatkan relaksasi dan kemudahan di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 44/PMK.03/2020 sebagai perluasan dari PMK 23.

Tarif Listrik PLN Dipastikan Tak Naik, Lihat Besaran Tarif Berlaku Saat Ini

Guru SD Ngajar Siswa Door to Door, Berawal dari Wali Murid Tak Punya Smartphone

Pemain Akademi Manchester United, Calon Bintang yang Melebihi Pogba

“PMK ini mengatur tentang pemberian insentif berupa subsidi PPh 21, pembebasan PPh Pasal 22 Impor, dan pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30 persen,” kata Wishnutama secara tertulis, Senin (4/5/2020).

Kebijakan perluasan cakupan sektor itu diterapkan hingga melingkupi industri pariwisata dan ekonomi kreatif, setelah usulan insentif pajak dari kalangan industri.

"Terdapat perluasan sektor industri, termasuk pariwisata dan yang mencakup perhotelan, restoran, biro perjalanan wisata, dan usaha wisata lainnya serta ekonomi kreatif seperti fotografi, periklanan, perfilman dan lainnya," tambah dia.

Menikmati kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi, Belitung
Menikmati kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi, Belitung (Posbelitung.com/De Belitong Tour and Travel)

Menurut Wishnutama insentif pajak sekaligus menjadi langkah mitigasi dampak Covid-19 terhadap industri pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang terdampak paling parah.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kemenparekraf akan terus melakukan langkah mitigasi dampak COVID-19 lainnya terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Harapannya setelah pandemi ini berakhir, industri pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor pertama yang pulih sekaligus beradaptasi dengan situasi new normal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved