Tagihan Listrik Bengkak, Sudah Lapor Jawabannya Tak Memuaskan, Coba Kirim Foto KWH ke No WA Ini

Keluhan-keluhan warganet banyak kita lihat di akun-akun media sosial Perusahaan Listrik Negara (PLN), baik Twitter maupun Instagram.

(Pixaby)
Ilustrasi(Pixaby) 

POSBELITUNG.CO -- Sejak pemerintah ada kebijakan pemerintah agar masyarakat lebih banyak berada di rumah di masa pandemi virus corona atau covid-19, banyak yang mengeluhkan tagihan listrik malah membengkak.

Keluhan ini banyak dialami oleh pelanggan listrik dengan daya 900 VA keatas yang non subsidi.

Keluhan-keluhan warganet banyak kita lihat di akun-akun media sosial Perusahaan Listrik Negara (PLN), baik Twitter maupun Instagram.

Sebagian warganet menyebut kenaikan tagihan listrik hingga 100 persen. 

"Minta klarifikasinya segera tentang tarif listrik yang tiba tiba membengkak. Please."

"Tolong penjelasan yg lebih rasional dan masuk akal dari pihak PLN, rumah saya pakai daya 1300, naik 100% tagihannya, alasan pihakPLN tagihan tersebut diambil dari rata2 tagihan sebelumnya, sedangkan history tagihan saya hanya sekitar 600-700rb, jadi dari mana angkanya rata2 jadi 1,2jt.. tolong pihak yg berwenang jujur!!!."

 "Yg non subsidi 900va r1m ini kenapa naeknya drastis yaa, klafikasinya bikin ga puas, biasa typ bulan bayar cuma 200rb ini tagihan bulan ini 600rb. Kita punya duit bukan cuma buat bayar listrik pak, dikira ga kena dampak covid 19 kali ya ...."

Demikian di antaranya keluhan-keluhan warganet.

Terkait keluhan warganet itu, PLN mengatakan tidak menaikkan tarif listrik. 

Hal itu disampaikan oleh Executive Vice President Corporate Communication and CSR, I Made Suprateka

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved