Breaking News:

Gara-gara Miliki Kuku Sangat Panjang hingga Melengkung, Wanita Malah Ini Hasilkan Uang Melimpah

Kuku kakinya tumbuh alami karena sangat jarang dipotong. Akibatnya, dia tidak bisa pakai pakai sepatu tertutup dan tak sanggup berlari.

Instagram @arindastormweaver
Kuku kaki Arinda Storm Weaver dapat menghasilkan uang melimpah. Ia mematok harga 11,5 pounds (Rp 210.000) untuk setiap klip berdurasi 10 menit yang menampilkan kukunya. 

POSBELITUNG.CO -- Seorang wanita bernama Arinda Storm Weaver memiliki kuku kaki yang sangat panjang hingga melengkung.

Namun hal itu justru membuatnya memiliki penghasilan melimpah.

Adaun kuku kakinya tumbuh alami karena sangat jarang dipotong. Akibatnya, dia tidak bisa pakai sepatu tertutup dan tak sanggup berlari.

Namun ketika banyak orang terhenyak dengan kuku yang sangat panjang ini, banyak pula orang yang mengaguminya bahkan membayarnya untuk dijadikan konten video.

Wanita 58 tahun yang tinggal di Columbus, Ohio, ini mematok tarif 11,5 poundsterling (Rp 210.000) untuk setiap klip berdurasi 10 menit yang menampilkan kuku kakinya.

Diberitakan Mirror pada Jumat (8/5/2020), berkat penghasilan yang banyak dari kuku kakinya, Arinda langsung keluar dari pekerjaannya sebagai spesialis akuntansi.

Virus Corona Masuki Gedung Putih, Sekretaris Wapres AS hingga Valet Donald Trump Positif Covid-19

Ia juga mengunggah foto tangan dan kakinya di media sosial, dan di situlah ia mendapat wahyu kuku-kukunya bisa dikonversi menjadi pundi-pundi uang yang melimpah.

Tahun 2006 ketika sedang memulihkan diri dari mastektomi (pengangkatan payudara) ganda, Arinda mengunggah beberapa foto kuku jarinya yang panjang ke MySpace. Awalnya ia hanya berniat pamer.

Kuku-kukunya lalu menuai banyak perhatian, lalu dia menyadari ada peluang bisnis besar terutama dari kuku kakinya.

Saat diwawancarai Metro dia berkata, "Aku sengaja menumbuhkannya."

Halaman
12
Penulis: tidakada007
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved