Breaking News:

Kapal Singapura Kandas

Hasil Pemeriksaan KKP, Kondisi ABK Kapal Singapura Kandas di Perairan Belitung Dinyatakan Sehat

Kondisi kesehatan 23 awak KM Asia Pearl IV yang kandas di beting akbar Perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung dikabarkan sehat.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
IST/dok KSOP Kelas IV Tanjungpandan
Kondisi KM Asia Pearl IV kandas di beting akbar perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang Wilker Tanjungpandan, Jauhari mengatakan bahwa kondisi kesehatan 23 awak KM Asia Pearl IV yang kandas di beting akbar Perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung dikabarkan sehat.

Menurut Jauhari, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan seperti memeriksa suhu tubuh dan memberikan dokumen health alert card (HAC) Covid-19.

"Kesehatannya bagus, total ada 23 ABK dan suhu tubuhnya di bawah 36,4 derajat. Bahkan mereka lebih safety dari kita, karena sebelum naik kami juga ditembak suhu juga,"  jelas Jauhari kepada posbelitung.co, Selasa (12/5/2020).

Ia menambahkan hingga saat ini 24 ABK tetap berada di atas kapal sembari menunggu proses selanjutnya.

Sebelumnya KM Asia Pearl IV berbendera Singapura bermuatan gula pasir 30 ribu matrik ton kandas di perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung semenjak tanggal 2 Mei pekan lalu.

Hingga saat ini kapal kargo tersebut belum bergerak karena masih menunggu perijinan dari Dirjenhubla, Kemenhub untuk proses savage. 

Kondisi KM Asia Pearl IV kandas di beting akbar perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung.
Kondisi KM Asia Pearl IV kandas di beting akbar perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung. (IST/dok KSOP Kelas IV Tanjungpandan)

Bermuatan 30 Ribu Matrik Ton Gula

Kapal kargo MV Asia Pearl IV berbendera Singapura dikabarkan kandas di perairan beting akbar, Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung tepatnya di koordinat 02°38'079-14'96" E semenjak tanggal 2 Mei lalu.

Kapal bermuatan gula pasir sebanyak 30 ribu matrik ton itu berlayar dari Thailand tujuan Merak Banten dengan awak kapal 23 orang.

"Dugaan sementara kemungkinan kesalahan berdinas jaga (human error). Tim dari CIQ bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan dan KSOP sudah turun kemarin melaksanakan checking, karena kapal luar jadi harus check in di sini," ungkap Petugas Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas IV Tanjungpandan Fadli saat dihubungi Posbelitung.co, Senin (11/5/2020).

Ia menambahkan hingga saat ini posisi kapal belum beranjak dengan kondisi stabil tanpa kebocoran.

Kemudian, posisi kapal juga sudah dalam pengawasan KSOP Kelas IV Tanjungpandan menunggu izin salvage dari Dirjenhubla, Kemenhub untuk proses evakuasi kapal.

Kondisi KM Asia Pearl IV kandas di beting akbar perairan Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung. ( (Dok/KSOP Kelas IV Tanjungpandan)
Meskipun mengalami kandas, tapi posisi kapal dengan 22.402 GT itu sama sekali tidak menganggu alur pelayaran karena berdasarkan peta, lokasinya berada di beting sehingga tidak akan dilalui kapal lain.

"Jadi sementara ini mereka masih menunggu ijin dari pusat. Kalau untuk awak kapal sampai saat ini tetap berada di atas kapal," jelas Fadli. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved