Breaking News:

Berita Belitung

Keluhkan Distribusi yang Macet, Pangkalan Sudah Setorkan Uang ke Agen, Gas Subsidi Tak Kunjung Tiba

Beberapa pemilik Pangkalan Gas LPG 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Belitung, Selasa (12/5/2020) mengikuti Rapat Dengar Pendapat di DPRD Belitung

Posbelitung.co/Disa Aryandi
Rapat dengar pendapat terkait distribusi gas LPG 3 kg di DPRD Kabupaten Belitung, Selasa (12/5/2020). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Terdapat beberapa pemilik Pangkalan Gas LPG 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Belitung, Selasa (12/5/2020) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Belitung.

Berbagai keluhan tentang kondisi penyaluran gas LPG dari agen ke pangkalan, sekarang ini banyak dikeluhkan oleh mereka.

Terutama terkait penyaluran dari agen ke pangkalan hingga sekarang tidak kunjung ada.

Padahal penyaluran gas LPG tersebut, dari SPBE ke Pertamina Tbk Tanjungpandan hingga ke agen tidak mengalami permasalahan.

Misalkan seperti pangkalan yang dikelola oleh BUMDes Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, hingga sekarang di catatan mereka, ada 1.932 tabung Gas LPG 3 Kg tidak kunjung tiba di Pangkalan mereka. Padahal uang untuk membayar Gas LPG tersebut sudah dibayarkan kepada Agen.

"Ini macetnya sudah dari bulan September 2019 kemarin, itu ada 1.932 tabung total semua nya belum sampai ke tangan kami. Uang nya sudah kami bayarkan, itu yang belum kami setorkan uang nya ada 250 tabung di kurang dari jumlah 1.932 tabung itu," ungkap Direktur BUMDes Tanjung Binga Irma Suryanti kepada Posbelitung.co, selasa (12/5/2020).

Uang itu, sepenuhnya disetorkan kepada Agen PT Belitung Petro Sindo. Pasalnya untuk agen dari pangkalan BUMDes Tanjung Binga ini, adalah perusahaan tersebut.

"Itu lancarnya terakhir bulan Agustus 2019 lalu, setelah itu mulai macet. Misalkan kita pesan sekian, datang hanya sebagian seperti tanggal 25 bulan April kemarin, itu katanya mau diantar 680 tabung, tapi pas di antar hanya 260 tabung," jelasnya.

Seharusnya, kata Irma, diperjanjian kontrak antara agen dan pangkalan, untuk gas LPG ini, diterima pangkalan satu minggu setelah pemesanan. Namun untuk perjanjian itu sudah dilanggar oleh agen.

"Ya kami ingin kejelasan nya bagaimana, dan kalau masih tidak jelas juga kami ingin minta kembalikan uang saja. Ini juga sebagai masih menggunakan harga yang lama sebelum ada subsidi, itu Rp 21.000 kami setor per tabung," sesal  Irma.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved