Breaking News:

Berita Belitung

Stok Ayam Potong Terbatas, Harga Mulai Alami Kenaikan Rp40.000 per Kilogram

Sekarang ini harga ayam potong mencapai Rp 40.000,- per kilogram (Kg), dari harga di bulan April 2020 kemarin hanya Rp 25.000,- per Kg.

posbelitung.co/Disa Ayandi
Pedagang di pasar Tanjungpandan, Belitung, Rabu (13/5/2020) ketika sedang berjualan ayam potong 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga ayam potong di pasar tradisional Tanjungpandan, Rabu (13/5/2020) mulai mengalami kenaikan.

Sekarang ini harga ayam potong mencapai Rp 40.000,- per kilogram (Kg), dari harga di bulan April 2020 kemarin hanya Rp 25.000,- per Kg.

Harga ayam ini mulai mengalami kenaikan, lantaran stok ayam potong mengalami keterbatasan.

Ayam potong yang dijual oleh pedagang sekarang ini, terbilang kondisi ayam masih kecil, dengan usia ayam sekitar satu bulan.

"Ini harga Rp 40.000,- per kilogram baru dua tiga hari ini naik lagi, sebelum ini sempat Rp 38.000,- satu kilogram. Ini mulai naik dari dua minggu kemarin lah, dari harga yang paling murah itu," kata salah satu pedagang pasar tradisional Tanjungpandan Nuno kepada posbelitung.co, rabu (13/5/2020).

Pedagang di pasar Tanjungpandan, Belitung Rabu (13/5/2020) ketika sedang berjualan ayam potong
Pedagang di pasar Tanjungpandan, Belitung Rabu (13/5/2020) ketika sedang berjualan ayam potong (posbelitung.co/Disa Ayandi)

Harga ayam tersebut tinggi karena sekarang ini stok di peternakan memang mengalami keterbatasan dan harga ayam itu naik mulai dari peternakan, lantaran kondisi ayam yang dijual sekarang ini masih terbilang kecil.

"Lihat saja kecil-kecil ayamnya, terus ditambah kondisi sekarang ini memang lagi sepi. Ini saja saya hanya menjual 28 ekor, biasa-biasanya sampai 100 ekor sehari saya jualan," ucap lelaki warga Jalan Pangkallalang ini.

Menurut Nuno, stok ayam potong tersebut sekarang ini sedang terganggu lantaran pernah terjadi puluhan ribu ekor bibit ayam mati. Ketika diterbangkan dari Jakarta ke Belitung menggunakan pesawat beberapa waktu lalu.

"Nah setelah itu lah, stok mulai terbatas dan harga juga naik. Ya katanya ayam afkir (ayam merah) masih banyak stoknya. Tapi kami belum tau nanti jual ayam itu atau tidak. Kalau sepi pembeli kemungkinan tidak, jadi melihat situasi lah. Nah ini bukan tidak mungkin nanti naik lagi harganya ketika mendekati lebaran," bebernya.

Sama seperti pedagang lain, Adi warga Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan kini menjual ayam di pasar tradisional Tanjungpandan dengan harga Rp 40.000,- per kilogram (Kg).

Ia mengatakan bahwa harga ayam tersebut naik, sudah dari peternakan dan kondisi peternak sekarang ini sedang sepi.

"Karena sempat harga turun drastis kemarin (Rp 25.000,- per kg), itu di peternak dijual Rp 15.000,- se kilogram (Kg) waktu itu, jadi sekarang ini orang mau beternak masih mikir - mikir karena harga anjlok," jelasnya.

Kenaikan harga ayam tersebut karena sekarang ini memang stok ayam sedang sepi. Sehingga berkemungkinan untuk berdagang ayam merah (afkir), nanti sangat memungkinkan.

"Ya kemungkiman ayam afkir nanti, karena stoknya masih ada. Ini juga pembeli sepi, kami saja kalau sudah agak siang sudah pulang, itu hanya 50 kilo saja bisa terjual," jelasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved