Berita Belitung Timur

Pandemi Virus Corona Mereda, Pariwisata Belitung Diprediksi akan Alami Tourist Boom

Menurut Surya Tirta Niagara, Pulau Belitung akan mengalami tourist-boom alias ledakan kunjungan wisatawan setelah pandemi ini mereda.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Dosen Pariwisata Politeknik Darma Ganesha Surya Tirta Niagara. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Pandemi virus corona yang terjadi telah mempengaruhi dunia pariwisata secara global.

Bandara, stasiun, pelabuhan, dan terminal semuanya ditutup yang menjadi akses utama wisatawan pun terganggu.

Semua yang bersifat menimbulkan aktifitas keramaian harus dihentikan dan hampir semua tempat wisata di dunia ditutup karena adanya pandemi virus corona ini.

Dosen Pariwisata Politeknik Darma Ganesha Surya Tirta Niagara mengatakan hal tersebut akan membuat orang menikmati pariwisata dengan cara baru alias 'new normal' nantinya.

Ia mengatakan, menurut pemerintah dan WHO pandemi ini akan berakhir dalam waktu lama dan mungkin saja tidak akan hilang sehingga masyarakat harus belajar hidup berdampingan dengan virus corona.

Karena itu, semua aktifitas harus mengikuti situasi 'new normal' dalam pengertian berdampingan dengan virus ini, termasuk berwisata.

"Ke depan dalam dunia pariwisata harus menggunakan prinsip sustainable tourism. Artinya faktor lingkungan dan kesehatan harus jadi yang utama. Seperti tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat di setiap kegiatan wisata," jelas Surya kepada posbelitung.co, Jumat (15/5/2020).

Lebih dari itu, menurutnya Pulau Belitung akan mengalami tourist-boom alias ledakan kunjungan wisatawan setelah pandemi ini mereda.

Ledakan wisatawan ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan oleh kedua pemerintah daerah supaya bisa mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

"Berbulan-bulan traveller menunda kegiatan wisatanya. Belitung akan jadi satu destinasi incaran, karena selain masuk dalam 10 Destinasi Prioritas juga termasuk accessable dari Jakarta. Ini akan jadi keuntungan besar bagi Pulau Belitung," kata Surya.

Namun, tourist-boom ini bisa jadi kerugian bagi Belitung jika tidak dipersiapkan maksimal sesuai dengan kondisi 'new normal' nantinya mulai dari destinasi wisatanya hingga aspek pendukung lainnya.

"Saat pandemi sekarang ini kita baru sadar bahwa pariwisata merupakan salah satu tulang punggung perekonomian di Indonesia. Apalagi di Belitung yang hampir semua hotel besar tutup operasionalnya. Ini akan memunculkan multiplier effect yang negatif terhadap perekonomian," kata Surya.

Namun ia tetap berharap pandemi ini segera berakhir ataupun tidak kita harus berdampingan hidup dengan corona, agar semua aktifitas kepariwisataan bisa kembali bergulir sehingga wisatawan dapat kembali menikmati Pulau Belitung seperti biasanya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved