Breaking News:

AHY Kritik Jokowi soal Naiknya Iuran BPJS Kesehatan saat Corona: Rakyat Bagai Jatuh, Tertimpa Tangga

Keputusan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai kritikan dari berbagai pihak.

Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019) sore. 

POSBELITUNG.CO -- Keputusan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai kritikan dari berbagai pihak.

Seperti diketahui, kenaikan tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Diketahui Presiden Joko Widodo sudah meneken baleid-nya pada Selasa (5/5/2020).

Kenaikan iuran bagi peserta mandiri segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) diatur dalam Pasal 34.

Salah satu pihak yang melontarkan kritik adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ).

Kronologi, Bripka Her Tembak Istri & Oknum TNI Kepergok saat Berhubungan Intim di Rumah di Jeneponto

Adapun AHY menyayangkan langkah Presiden Joko Widodo yang tetap menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

AHY dan Jokowi (Kolase TribunNewsmaker - Tribunnews)
AHY dan Jokowi (Kolase TribunNewsmaker - Tribunnews)

Pasalnya, kenaikan ini terjadi di tengah masyarakat sedang menghadapi pandemi Covid-19, yang turut berdampak terhadap perekonomian mereka.

"Masyarakat sedang membutuhkan fasilitas jaminan kesehatan, sementara pandemi juga menciptakan peningkatan pengangguran dan angka kemiskinan."

"Masyarakat ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula," tulis AHY melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (14/5/2020).

Sama seperti pembangunan proyek infrastruktur, menurut dia, pemerintah seharusnya juga dapat memberikan skala prioritas terhadap sektor kesehatan masyarakat.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved