Breaking News:

AHY Kritik Jokowi soal Naiknya Iuran BPJS Kesehatan saat Corona: Rakyat Bagai Jatuh, Tertimpa Tangga

Keputusan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai kritikan dari berbagai pihak.

Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019) sore. 

Meski iuran dinaikkan, Airlangga memastikan bahwa pemerintah tetap memberikan subsidi.

Cowok ini Benaran Super Cantik, Viral di Medsos, Bikin Cewek-Cewek Iri dan Nggak Percaya

Dia mengatakan, subsidi dan iuran tetap diperlukan agar operasional BPJS Kesehatan dapat terus berjalan.

"Nah ini yang tetap diberikan subsidi."

"Sedangkan yang lain tentu menjadi iuran yang diharapkan bisa menjalankan keberlanjutan daripada operasi BPJS Kesehatan," tutur dia.

Berikut rinciannya:

Iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000.

Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000, dari saat ini sebesar Rp 51.000.

Iuran peserta mandiri kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Namun, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500.

Kendati demikian, pada 2021 mendatang, subsidi yang dibayarkan pemerintah berkurang menjadi Rp 7.000, sehingga yang harus dibayarkan peserta adalah Rp 35.000. 

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved