Breaking News:

Virus Corona

Dimaki Berbuat Zolim Hingga Berdebat Satu Jam, Bupati Berhasil Evakuasi Santri Positif Covid-19

Penolakan terhadap penjemputan pasien positif corona ini diakui Bupati Madiun Ahmad Dawami .

Editor: nurhayati
KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN
Ilustrasi tim medispenanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah 

POSBELITUNG.CO--Tidak semua pasien yang terinfeksi Virus Corona dan keluarganya yang koorperatif saat dijemput untuk dirawat di rumah sakit.

Ada beberapa pasien yang juga didukung keluarganya agar tidak dirawat karena merasa tidak mengalami sakit.

Padahal berdasarkan hasil uji swab terindikasi pasien tersebut positif terpapar virus Covid-19.

Penolakan terhadap penjemputan pasien positif corona ini diakui Bupati Madiun Ahmad Dawami .

Sebelumnya, Tim Dinkes Kabupaten Madiun dan RSUD Dolopo turun ke lokasi setelah mendapatkan hasil tes swab seorang santri laki-laki Pondok Temboro Magetan yang tinggal di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, dinyatakan positif Covid-19.

Ronda Malam Berujung Maut, Warga Jadi Tersangka Penganiayaan Pria Keterbelakangan Mental yang Tewas

Namun, saat tiba di lokasi, keluarga santri laki-laki menolak anaknya dibawa ke rumah sakit. Berbagai upaya sudah dilakukan tim dengan mendatangkan kepala desa dan camat setempat.

Keluarga tetap bersikeras anaknya tidak boleh dibawa menganggap pria itu tidak sakit. Buntu tidak mendapatkan solusi, tim melaporkan peristiwa itu kepada Bupati Madiun, Ahmad Dawami.

Mendengar kabar tim kesulitan mengevakuasi santri yang terkonfirmasi positif Covid-19, Kaji Mbing langsung meluncur turun ke lokasi. S

Setibanya di lokasi, kedua orangtua pasien positif itu langsung menghadang Bupati Kaji Mbing saat hendak masuk rumah.

Dia sempat dihadang saat berupaya menjemput warga yang positif Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved