Breaking News:

Google Kembali Dituding Menjalankan Praktik Monopoli Iklan

Sebagian besar layanan ditawarkan secara gratis dengan imbalan informasi pribadi yang membantu Google menjual iklannya.

Penulis: tidakada007 | Editor: Khamelia
reuters.com
GOOGLE1 

Namun, belum ada kabar apakah Facebook akan digugat. Google adalah salah satu yang terbesar dari dua raksasa iklan online, sebagian besar berkat mesin pencari yang telah menjadi identik dengan mencari sesuatu.

Perusahaan juga memiliki browser web terkemuka di Chrome, sistem operasi seluler terbesar di dunia di Android, situs video teratas di YouTube dan sistem pemetaan digital paling populer.

Google secara konsisten mempertahankan layanannya menghadapi persaingan yang ketat dan telah meluncurkan inovasi yang membantu orang mengelola kehidupan mereka.

Sebagian besar layanan ditawarkan secara gratis dengan imbalan informasi pribadi yang membantu Google menjual iklannya.

Regulator antitrust di Eropa telah berusaha untuk menindak Google dengan memberlakukan denda multi-miliar dolar dan meminta perubahan pada praktiknya.

Itu mungkin termasuk upaya pemerintah untuk memaksa Google untuk memisahkan berbagai layanannya ke dalam bisnis yang terpisah, suatu upaya yang kemungkinan besar akan ditentang oleh perusahaan.

(Penulis : Jawahir Gustav Rizal/Editor : Rizal Setyo Nugroho/kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah AS Berencana Tuntut Google Atas Dugaan Monopoli Iklan", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved