Virus Corona di Bangka Belitung

Pasien Terinfeksi Corona di Bangka Bertambah, Dua Santri Pulang dari Pesantren Positif Covid-19

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka hari ini, Selasa (19/05/2020) sore mengumumkan adanya penambahan dua pasien.

istimewa via Tribunnews.com
Ilustrasi penanganan pasien Corona 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka hari ini, Selasa (19/05/2020) sore mengumumkan adanya penambahan dua pasien positif Covid-19 baru di Kabupaten Bangka.

Sebelumnya diketahui sudah ada tiga pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, yakni MI, MIK dan Bsn. Namun MI dan MIK sudah dinyatakan sembuh oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Babel, sedangkan Bsn masih menunggu hasil uji lab Swab keduanya.

'Kabupaten Bangka hari ini menambah dua orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan inisial AM (15), warga Pagarawan Kecamatan Merawang dan SB (12), warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat, keduanya merupakan santri Pesantren Temboro Jawa Timur," jelas Boy Yandra, Jubir Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Selasa (19/02/2020) sore.

Pasien Positif Corona di Pangkalpinang Bertambah, Sehari 3 Orang, Warga Bangladesh Positif Covid-19

Diungkapkannya, pasien AM (15), warga Desa Pagarawan datang dari Pesantren Temboro Jawa Timur tanggal 17 April 2020, dimana hasil rapid test non reaktif, kemudian uji lab swab pertama tanggal 28 April 2020 negatif, lalu uji lab swab kedua diambil 11 Mei dan hasilnya 19 Mei 2020 dinyatakan positif Covid-19.

"Sedangkan SB (12), warga Parit Padang Sungailiat datang dari Pesantren Temboro Jawa timur pada 17 April 2020 hasil rapid test non reaktif dan swab 1, 28 April 2020 negatif dan pengambilan swab ke 2 tanggal 12 Mei 2020 dan hasilnya 19 Mei 2020 dinyatakan positif Covid-19,"  jelas Boy Yandra.

Mengetahui adanya penambahan dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, upaya yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka hari ini, Selasa (19/05/2020) langsung melakukan karantina terhadap AM (15), warga Desa Pagarawan Merawang dan SB (12), warga Parit Padang Sungailiat ke Balai Diklat Pemprov Babel.

"Kita juga langsung melakukan tracking terhadap anggota keluarga dan kontak lainnya AM dan SB. Bagi masyarakat yang merasa pernah kontak ataupun pulang bersamaan dengan AM dan SB segera melaporkan ke Tim GTPPC atau langsung ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat untuk dilakukan Rapid Test dan uji lab swabnya," kata Boy Yandra, Jubir Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Selasa (19/05/2020) sore.

Presiden Jokowi Telepon Raja Salman Tanya Kepastian Ibadah Haji 2020, Begini Jawabannya

Menurutnya, hingga  saat ini penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka berasal dari empat klaster yakni klaster Gowa, Jakarta, lokal dan Jawa Timur.

"Diimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun berikan motivasi sehingga dia bisa cepat sembuh dan bisa meningkatkan imun tubuhnya," harap Boy Yandra.

Pelaksanaan Rapid Test massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, BPBD Provinsi Kepulauan Babel dan RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahap keempat dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Belinyu, Selasa (19/5/2020)
Pelaksanaan Rapid Test massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, BPBD Provinsi Kepulauan Babel dan RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahap keempat dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Belinyu, Selasa (19/5/2020) (Ist/Boy Yandra)

Rapid Test Massal di Belinyu

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved