Breaking News:

Pengalaman Astronaut Arab Saudi Puasa Ramadan di Ruang Angkasa, Khatam Al-Qur'an Selama Enam Hari

Pangeran Sultan melanjutkan, para dokter di NASA mengamati efek puasa pada kesehatannya.

Editor: Novita
Bobo.grid.id
Ilustrasi astronaut 

Pangeran Sultan melanjutkan, para dokter di NASA mengamati efek puasa pada kesehatannya.

Para dokter menegaskan, kesehatan fisiknya selama hari-hari puasa sangat baik dan ia layak untuk dikirim ke Kennedy Space Center untuk karantina medis selama tujuh hari sebelum perjalanan ruang angkasa.

Perjalanan ruang angkasa dimulai

Pangeran Sultan akhirnya meninggalkan Bumi pada 29 Ramadan, di mana awalnya dijadwalkan pada 24 Ramadan.

Pangeran Sultan saat itu tetap berpuasa setelah sahur dan salat subuh.

Lalu kapan Pangeran Sultan berbuka puasa, sementara waktu di luar angkasa berbeda dengan Bumi?

Sebelum berangkat, Pangeran Sultan telah meminta saran pada seorang ahli bernama Sheikh Abdul Aziz Bin Baz.

"Ia mengatakan kepada saya bahwa saya bisa berbuka puasa berdasarkan waktu tempat di Bumi dari tempat saya memulai puasa," katanya.

"Kami berangkat dari Florida," tambahnya.

Itu artinya, Pangeran Sultan bisa mengikuti waktu Florida untuk ibadah salat, berbuka, dan sahur.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved