Breaking News:

Heboh Perawat di Rusia Hanya Pakai Bikini di Balik APD dan Baju Hazmat Transparan, Kini Dihukum

Foto tenaga medis di Rusia yang hanya mengenakan bikini di balik baju hazmat menuai perhatian.

Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Tim medis saat menggunakan seragam dan perlengkapan alat pelindung diri (ADP) ketika akan merawat pasien terinfeksi virus corona di RSUD Belitung Timur 

POSBELITUNG.CO -- Foto tenaga medis di Rusia yang hanya mengenakan bikini sebelum pakai baju hazmat transparan dengan alasan panas, berujung hukuman.

Warganet di media sosial dikejutkan dengan foto yang cukup kontroversial.

Tampak seorang tenaga medis tengah bekerja mengenakan baju hazmat dan APD lengkap.

Namun, baju perlengkapan yang dipakainya tersebut transparan.

Sehingga, pakaian yang membalut tubuhnya terlihat jelas.

Pelunasan Biaya Haji Tahap Dua Diperpanjang Hingga 29 Mei, Kemenag: Ada Sisa Kuota Haji 3.801 Jemaah

Yang mengejutkan, dirinya ternyata hanya mengenakan bikini.

Fotonya menjadi sorotan di media sosial setelah diunggah salah seorang pasien di Tula, sekitar 193 km dari Moskwa, di mana disebut "tidak ada keluhan" dari bangsal yang ditangani.

Namun kepala rumah sakit Tula disebut tidak senang, dan memberi hukuma bagi si perawat karena dianggap tidak mematuhi standar pakaian medis.

Si tenaga medis itu disebut berusia sekitar 20-an, dan mengaku "terlalu panas" mengenakan pakaian ners di balik APD saat merawat pasien.

Apa pun alasannya, departemen kesehatan Regional Tula menjatuhkan sanksi disiplin karena melanggar aturan dalam berseragam.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved