Breaking News:

Berita Belitung

Pemerintah Belitung Rencanakan Aktifkan Kembali Dunia Pendidikan, Begini Penjelasan Bupati

Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (27/5/2020) kini sudah berencana untuk mengaktifkan kembali dunia pendidikan.

Pos Belitung/Rusmiadi
Suasana pendidikan di SMA Negeri 1 Simpang Pesak, Belitung Timur 

POSBELITUNG.CO--Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (27/5/2020) kini sudah berencana untuk mengaktifkan kembali dunia pendidikan.

Terutama untuk dunia pendidikan tingkat SMP, SD, TK dan PAUD yang kini tetap menjadi kebijakan Pemerintah Daerah.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, aktivitas belajar mengajar di Kabupaten Belitung semula memang sudah direncanakan untuk kembali dilakukan di setiap sekolah di Kabupaten Belitung.

Awal rencana kemarin, pada di awal Bulan Juni 2020 atau bertepatan dengan tahun ajaran baru.

"Kalau memang tidak ada kasus covid-19 kembali, rencana seperti itu, soalnya sudah terlalu lama pelajar ini berada dirumah, akan membuat effect yang tidak bagus juga. Tapi rencana itu kemungkinan nanti akan terealisasi," ungkap Sanem kepada Posbelitung.co, Rabu (27/5/2020).

Hanya saja, kata Sanem, terlebih dahulu keputusan tersebut akan dilakukan pembahasan melalui rapat dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung dan melihat perkembangan hasil tracking 6 orang pasien positif covid-19 ini.

Tiga Kecamatan di Belitung Ini Dinilai Sangat Memungkinkan Bulan Depan Kembali Ada Aktivitas Belajar

"Kami akan melihat penyebaran nya seperti apa, kalau penyeberan nya hanya tiga orang itu saja, mungkin saya akan putuskan tahun ajaran baru ini, sekolah sudah masuk kembali. Tapi tetap akan melalui berbagai prosedur nanti nya. Dua tiga hari kedepan kami akan rapat membahas ini,"  jelas Sanem.

Direncanakan aktivitas belajar mengajar di sekolah, terlebih dahulu akan dimulai pada tingkatan SMP masuk sekolah.

Protokol kesehatan selama di sekolah tersebut tetap harus di jalankan dan menerapkan pola masuk pagi dan siang.

"Jadi sistemnya, setengah dari jumlah siswa di sekolah itu nanti masuk pagi, setengah nya lagi masuk siang, jadi tidak ada penumpukan siswa.

Kalau di dalam kelas juga tetap akan diberikan jarak, jangan sampai nanti berdempetan," ucapnya.

Polres Belitung akan Bagikan Beras Sembilan Ton Bansos dari Mabes Polri

Apabila satu hingga dua minggu pola sistem tersebut bisa diterapkan di tingkatan SMP, maka akan dilanjutkan masuk sekolah di tingkat SD, dan satu pekan berikutnya diterapkan lagi di tingkatan TK/PAUD.

"Kalau SD misalkan, itu nanti kelas 1 sampai kelas 3, masuk pagi, kelas 4 sampai kelas 6 masuk siang.

Ini sistem yang rencana akan diterapkan, nah bagi keluarga yang misalkan ada terjaring tracking dengan kasus positif, dia tetap akan belajar dirumah melalui sistem online sampai dinyatakan selesai isolasi," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved