Breaking News:

New Normal Masuk Sekolah di Belitung

Dua Sekolah di Pulau Belitung Bakal Uji Coba Pembelajaran di Masa Covid-19

Hal ini disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, Kamis (28/5/2020).

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Freepik
ilustrasi virus corona 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dua sekolah di Pulau Belitung yakni SMK Negeri 1 Tanjungpandan dan SMA Negeri 1 Manggar pada pekan depan, Selasa (2/6/2020) mulai masuk sekolah sebagai uji coba pembelajaran di masa Covid-19..

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, Kamis (28/5/2020)..

"Betul sesuai edaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dilakukan KBM (kegiatan belajar-mengajar) penerapan protokol kesehatan di seluruh kabupaten/kota se-Babel termasuk di wilayah Belitung dan Belitung Timur masing-masing satu sekolah," ujarnya.

"Jadi tidak untuk semua sekolah, percontohan ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran yg kembali beroperasi dengan penerapan yang mematuhi ketentuan protokol kesehatan," imbuh Adi.

Menurutnya selama ini kegiatan pembelajaran di sekolah di masa pandemi memang belum pernah dilakukan karena siswa langsung belajar dari rumah secara online atau daring.

Sehingga dinas pendidikan memandang penting pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang mematuhi protokol kesehatan.

Satu sekolah dari masing-masing wilayah pun dengan pertimbangan dapat menjadi contoh pelaksanaan bagi sekolah lainnya dalam penerapan KBM yang mematuhi protokol kesehatan secara baik.

Ketika disinggung mengenai gambaran aktivitas sekolah yang diterapkan selama Covid-19, Adi menyebut akan dilakukan secara cermat dan ketat. Sebagaimana imbauan yang telah kami sampaikan bahwa wajib menerapkan protokol kesehatan secara baik dan benar.

"Kami contohkan saja, mulai dari siswa hadir di sekolah sudah diarahkan untuk tertib menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun, wajib memakai masker dan tidak berjabatan tangan dengan siapapun selama di lingkungan sekolah," ujarnya.

Selanjutnya siswa atau orang tua siswa yang sakit diberikan keringanan tetap belajar di rumah hingga dokter menentukan sehat.

Lalu di sekolah mulai di pintu masuk akan dilakukan skrining fisik untuk guru, siswa, atau pegawai. Yang meliputi pemeriksaan suhu, harus bermasker kain dan tidak tampak sakit.

Di sekolah pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1,5-2 meter. Juga menjaga kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan disinfektan setiap hari.

Ia menambahkan nanti masing-masing sekolah membentuk satuan tugas (satgas). Bahkan pihaknya akan membentuk satgas pengawasan terhadap pelaksanaan penerapan KBM yang memenuhi protokol kesehatan.

"Sebagai tambahan untuk saat ini pihak sekolah sedang mempersiapkan semua yang diperlukan untuk terlaksananya kegiatan ini termasuk berkoordinasi dengan para pihak termasuk orang tua siswa atau komite," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved