Gadis 16 Tahun Melahirkan di Kebun, Diketahui Setelah 2 Hari Kemudian dan Ditolak Keluarga

Kabur dari rumah sejak usia 14 tahun, jadi dia pergi selama dua tahun. Dia itu rencana pulang, tapi belum sampai rumah sudah melahirkan

istimewa
Ilustrasi perempuan muda melahirkan di kebun 

POSBELITUNG.CO - Remaja perempuan dibawah umur berinisial TM (16) harus mengalami penderitaan yang pahit.

Perempuan muda yang beralamat di Dusun Tegalsari, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang ini mengalami kekerasan secara berulang.

Seperti yang diceritakan Romlah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang, TM terpaksa melahirkan di kebun belakang Hotel Dua Putra Dusun Nganglik, Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan pada Jumat (22/5/2020).

"Namun setelah melahirkan, dia tetap berada di kebun tersebut selama dua hari, sebelum ditemukan warga pada Minggu (24/5/2020).

Setelah itu, baru dibawa ke bidan," jelasnya saat ditemui, Kamis (28/5/2020).

Namun, karena kondisi TM sangat lemah, dia dirujuk untuk dirawat di RSU Ambarawa.

Sementara anak perempuan yang dilahirkannya, tetap dirawat di seorang bidan di daerah Bandungan.

"Bayi tersebut saat ini kondisinya membaik, beratnya sudah normal juga, 2,4 kilogram," kata Romlah.

Dalam kondisi tersebut, TM sempat dipukul adiknya, MS yang berusia 13 tahun.

"Jadi si adik ini merasa malu karena kakaknya hamil dan melahirkan, dalam kondisi yang tidak semestinya. Namun MS ini mengaku marah karena spontan.

Halaman
12
Editor: rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved