Breaking News:

Dampak Pandemi Covid-19 Bikin Harga Melon Premium Jepang Anjlok, dari Rp 684 Juta Jadi Rp 16 Juta

Sepasang melon premium Jepang terjual dengan harga yang jauh dari harga lelang yang dicapai pada 2019.

posbelitung.co/Disa Aryandi
Ilustrasi kebun melon 

POSBELITUNG.CO - Pandemi virus corona juga berdampak pada harga melon premium di Jepang.

Sepasang melon premium Jepang terjual dengan harga yang jauh dari harga lelang yang dicapai pada 2019.

Seperti dilansir dari Japan Today, melon yang berasal dari daerah Yubari di bagian utara pulau Hokkaido ini terjual seharga 120.000 yen Jepang atau setara Rp 16 juta pada sesi lelang pertama di musim ini, Senin (25/5/2020).

Harga tersebut lebih rendah 40 kali lipat dari harga yang dicapai tahun lalu yakni sekitar 5 juta yen atau setara Rp 684 juta.

Perwakilan resmi dari pasar grosir menyalahkan pandemi virus corona yang membuat banyak klien korporat besar tak ikut saling tawar menawar.

Padahal biasanya klien dari korporat besar inilah yang berani memasang harga tinggi dalam acara lelang.

Adanya pandemi ini membuat peserta lelang jadi jauh lebih sedikit daripada biasanya. Daya beli pelelang juga disebutkan turun drastis.

Penawar yang sukses mendapatkan melon tersebut menyebutkan bahwa ia ingin menunjukkan rasa terima kasih dan dukungan pada para petani lokal.

Pasar grosir sebenarnya ditutup sejak 20 April 2020 sebagai salah satu langkah mengurangi penyebaran virus corona.

Namun mereka tetap menyelenggarakan satu kali pelelangan untuk mendukung petani lokal. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved