Breaking News:

Pilkada Belitung Timur 2020

KPU Belitung Timur Tunggu PKPU untuk Melanjutkan Tahapan Pilkada 2020

Pihanya akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait termasuk Gugus Covid-19 Beltim.

Penulis: Suharli
Editor: Dedi Qurniawan
posbelitung.co / Suharli
KPU Beltim saat melaksanakan Simulasi pemungutan suara pada Pemilu serentak tahun 2019 lalu 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Ketua KPU Belitung Timur Rizal menyambut baik hasil kesepakatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait wacana dimulainya tahapan Pilkada serentak 2020.

Dia mengatakan Hasil rapat dengar pendapat antara Kementrian Dalam Negeri, DPR Komisi II, KPU, Bawaslu, DKPP RI, pada Rabu (27/5) lalu menghasilkan 3 poin utama.

"Mereka menyepakati untuk pelaksanaan Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020 akan datang, nah ini menindak lanjuti juga dari uji petik peraturan KPU tentang Program Tahapan dan Jadwal revisi ke-3, nah itu memang kita di uji publik itu kan kita sudah mendapatkan draft bahwa pelaksanaan dan kelanjutan Pilkada 2020 itu mulai bulan juni tanggalnya ya di kesepakatan itu lah 15 juni," ujarnya saat dihubungi posbelitung, Jumat (29/5/2020).

Rizal mengatakan KPU Belitung Timur menyambut baik kesepakatan maupun keputusan dari RDP Itu, mengingat memang situasi nasional sedang pandemi covid-19.

"namun dengan syarat dan protokol melaksanakan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.

Dia menjelaskan pada waktunya nanti ketika peraturan KPU itu sudah di undang-kan atau sudah terbit dan KPU Beltim pun nanti bila sudah mendapatkan arahan atau edaran melalui keputusan KPU RI.

Pihanya akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait Gugus Covid-19 Beltim.

"karena nanti setiap kelanjutan tahapan ini harus mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, disamping mengedepankan prisip-prinsip demokrasi dan azas penyelenggaraan pemilu," ucapnya

Ditanya terkait adhoc KPU Beltim yang beberapa waktu lalu dirumahkan sementara, Rizal mengaku masih menunggu edaran maupun keputusan dari KPU RI tentang kelanjutan pelaksanaan.

"Tapi tentunya sebelum tahapan dimulai tentunya adhoc kami lagi seluruh kecamatan dan desa, karena tahapan pertama dilanjutkan yakni pemutahiran pemilih dan pembentukan PPDP, nah sebelum PPDP dibentuk kami harus mengaktifikan PPK dan PPS, karena PPDP dibentuk oleh PPS, korelasinya seperti itu," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved