Pusat Perbelanjaan Segera Dibuka, Waspada Belanja Produk Fashion Ditengah Pandemi Covid-19

Di masa pandemi, belanja pakaian tentu akan menimbulkan rasa cemas. Namun jika menjadi kebutuhan, tentu hal ini juga tak bisa dihindari.

Tony Hermawan/Surya
Kondisi keramaian satu hari jelang lebaran 2020 di Mal BG Junction, Surabaya 

POSBELITUNG.CO - Wacana new normal atau tatanan normal baru digaungkan pemerintah setelah tiga bulan lebih mengalami pandemi virus corona.

New normal  juga akan ditandai dengan dibukanya sejumlah mal dan pusat perbelanjaan.

Berkaitan dengan itu, perlu diwaspadai saat hendak belanja ke mal khususnya produk fashion. Bukan tidak mungkin penularan terjadi di tempat ramai seperti mal.

Ketika akan mencoba pakaian di kamar pas, pastikan tidak menyentuh apapun dan tetap mengenakan masker saat mencoba pakaian.

Meski tidak ada penelitian yang cukup tentang berapa lama virus corona dapat bertahan pada pakaian, namun para ahli tahu bahwa ruang tertutup seperti ruang ganti dapat menampung virus.

Virus juga ditakutkan telah menempel pada kenop pintu, dinding, dan cermin melalui sentuhan tanpa disinfeksi yang tepat.

"New normal bagi retail adalah kembali bekerja dengan pembeli, di mana pembeli bisa menemukan apa yang mereka butuhkan dengan tetap merasa nyaman," kata Greg Petro, kepala eksekutif First Insight, sebuah perusahaan analitik merek.

Di masa pandemi, belanja pakaian tentu akan menimbulkan rasa cemas. Namun jika menjadi kebutuhan, tentu hal ini juga tak bisa dihindari.

"Tidak merasa aman saat mencoba pakaian juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana retail perlu menyesuaikan kebijakan pengembalian dan penukaran barang," ujar dia.

Dalam sebuah survei yang dilakukan perusahaan tersebut, kata Greg, sebanyak 65 persen perempuan dan 54 persen pria mengatakan mereka tidak merasa aman untuk mencoba pakaian di kamar pas.

Halaman
12
Editor: Novita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved