Breaking News:

Mal di Bandung Belum Diizinkan Beroperasi Selama PSBB Proporsional

Sejumlah tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan kini diperbolehkan dibuka dengan catatan.

Freepik.com
Ilustrasi Pembukaan Fasilitas Publik Mal Beroperasi Kembali. 

Dalam pelaksanaan PSBB proporsional, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Bandung akan fokus untuk mengawasi tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan.

"Bertahap dalam arti kata kita bertahap memulai dari komunitas yang dampak potensi penyebaran virusnya lebih rendah," jelasnya.

Pemerintah Kota Bandung pun mengizinkan perkantoran swasta dan negeri untuk kembali berkegiatan. "Perkantoran yang negeri dan swasta, dalam rapat bertahap kota coba bertahap (pegawai boleh masuk kantor) di angka 30 persen" jelasnya.

Oded menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung tetap memilih untuk melaksanakan PSBB dikarenakan dari 30 kecamatan, hanya dua kecamatan yang masuk dalam zona merah, sementara sisanya masuk dalam kategori zona hitam.

Seperti diketahui Jawa Barat termasuk Kota Bandung memiliki lima level kewaspadaan Covid-19, yaitu Level 5 atau Zona Hitam (Kritis), Level 4 atau Zona Merah (Berat), Level 3 atau Zona Kuning (Cukup Berat), Level 2 atau Zona Biru (Moderat), hingga Zona Hijau (Rendah) yakni kondisi normal.

"Semuanya akan diawasi secara ketat," ungkapnya. Oded menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung secepatnya akan membuat Surat Keputusan Wali Kota terkait penerapan PSBB proporsional. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selama PSBB Proporsional, Mal di Kota Bandung Belum Diizinkan Beroperasi"

Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved