Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Seorang ABK Kapal Keruk Terinfeksi Covid-19, PT Timah Tbk Diminta Terbuka Soal Informasi Rapid Test

Juru Bicara Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra meminta agar pihak PT Timah terbuka kepada pihaknya tentang perkembangan penanganan Covid-19.

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Ramandha
Rapat terbuka terkait penanganan Covid-19 Tim GTPPC Kabupaten Bangka bersama PT Timah Tbk 

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid Covid 19 Bangka Belitung di Mikron Antariksa membenarkan gedung karantina saat ini penuh sehingga tidak bisa menambah untuk menampung warga yang positif covid 19.

Terkait menunggu hasil swab ABK KK Singkep setelah salah seorang dinyatakan positif perlu disiapkan gedung untuk karantina jika diperlukan.

Hal ini berkaca saat seorang ABK Kapal Tanker PT Pertamina yang positif covid 19 ternyata bertambah.
"Perlu kesiapan tempat karantina karena gedung karantina kita saat ini penuh," kata Mikron Antariksa.

Direktur SDM PT Timah, M Rizky saat diwawancarai sejumlah awak media (Bangkapos.com/Ramandha)
Bantah PT Timah Tak Terbuka

Direktur SDM PT Timah Tbk M Rizky membantah pihaknya tidak terbuka informasi terkait masalah virus corona.

M Rizky ditemui Bangkapos.com, Minggu (31/5/2020) bahkan mempersilakan wartawan untuk meminta informasi detail kepada Anggi selaku Kepala Humas PT Timah Tbk.

"Kita terbuka silahkan jika ada kekurangan informasi menghubungi Anggi Humas kita," kata M Rizky. 

M Rizky menambahkan bahwa pihaknya saat ini terus melakuan rapid test terhadap seluruh karyawan secara bergiliran.

Dirinya membantah adanya miss komunikasi dengan pihak gugus tugas, sebab selama ini tetap berkomunikasi. Namun mungkin karena pihak PT Timah Tbk saat ini melakukan rapid tes dengan cepat setiap hari

"Karena kecepatan rapid test dan bersifat hasil medis sehingga harus ahlinya yang kompeten memberikan penjelasan mungkin itu," kata M Rizky.

Diduga Tertular dari Anaknya, Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19

Jadi Sorotan

Seperti diketahui Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Sekretaris Mikron Antariksa bersama Gugus Tugas Kabupaten Bangka menggelar rapat kordinasi dengan PT Timah Tbk diwakili oleh Direktur SDM M Rizky Minggu (31/5/2020).

Rapat ini dilakukan setelah sempat terjadi miss komunikasi untuk penanganan tindak lanjut terkait SMseorang ABK Kapal Keruk Singkep milik PT Timah Tbk yang hasil swabnya positif Covid-19.

Selain melakukan swab terhadap seluruh ABK KK Singkep juga dipersiapkan penanganan jika ada ABK lainnya hasil swabnya positif. Temasuk mempersiapkan tempat karantina.

Sementara itu Mikron Antariksa mengatakan bahwa PT Timah Tbk sudah melakukan tupoksinya selaku BUMN melakuan kegiatan sesuai prosedurnya. Namun terjadi permasalahan saat salah satu pasien yang reaktif seharusnya dikarantina malah keluar beraktifitas.

"Ini jadi ramai di masyarakat sehingga menjadi sorotan," kata Mikron Antariksa.

Update Corona di Indonesia, 31 Mei 2020: Bertambah 700, Kini Ada 26.473 Kasus Positif

ABK Kapal Keruk Sempat Beraktivitas di Luar Rumah

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa menyebut SM, ABK kapal keruk (KK) PT Timah Tbk tugil.

SM dinyatakan positif Covid 19 hasil swabnya. Sebelumnya saat rapid tesnya dinyatakan reaktif SM masih berhubungan dan berkumpul beraktivitas di luar rumah.

Ini disampaikan oleh Mikron Minggu (31/5/2020) usai rapat bersama dengan pihak PT Timah Tbk di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bangka.

"Yang bersangkutan ini tidak diam, tugil masih tetap kemana-mana sehingga kita repot melakukan tracking karena dia masih berinteraksi saat reaktif rapid tesnya dan sekarang positif," kata Mikron Antariksa

Mikron mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak PT Timah Tbk.

Setelah dilakukan pengambilan swab tehadap para ABK KK Singkep lainnya. Temasuk jika ada ABK lainnya yang dinyatakan positif hasil swabnya.

"Kan sudah diambil swab seluruh ABK Kapal Singkep kita tunggu paling cepat 4 hari kedepannya hasil dari swabnya," kata Mikron Antariksa.

Ilustrasi alat tes virus corona (Covid-19).
Ilustrasi alat tes virus corona (Covid-19). (kompas.com)

Evakuasi Orang Positif Corona yang Kabur Berlangsung Dramatis, Polisi Merinding Dipeluk Ibu Pasien

94 ABK dan Karyawan Tes Swab

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bangka Belitung, hari ini melakukan uji swab sejumlah 94 anak buah kapal (ABK) perusahaan BUMN di Babel, Minggu (31/5/2020).

Ketua Sekretariat Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com mengatakan uji swab tersebut dilaksanakan mengingat munculnya ABK yang menunjukkan hasil positif dari uji swab sebelumnya.

"Jadi 94 orang ini, sebagian ada di kapal. Sebagiannya lagi ada di mess," jelasnya.

Mikron menuturkan sebelumnya perusahaan terkait sudah mengusulkan untuk melakukan karantina mess perusahaan terhadap ABK.

Namun pihaknya menilai mess para karyawan tidak memenuhi syarat untuk melakukan karantina.

"Siang ini kita undang pihak perusahaan agar bisa berkoordinasi mengenai tindak lanjut para ABK. Semoga ditemukan solusi," ungkapnya.

Sementara untuk sebagian ABK yang masih berada di kapal perusahaan, diusulkan agar dapat tetap menjalani karantina di kapal bersangkutan sambil menunggu hasil koordinasi tim gugus bersama pihak perusahaan.

"Kita lihat hasil koordinasinya nanti. Bagaimana tindaklanjutnya. Kalau kita tetap mengupayakan yang terbaik," terangnya.

Amerika Serikat Resmi Hengkang dari WHO, China Dinilai Sebagai Biang Keladi

Sementara itu Juru Bicara (Jubir) Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra setelah dinyatakan seorang ABK Kapal Keruk (KK) Singkep milik PT Timah Tbk hasil swab dinyatakan positif covid 19 dilakukan swab terhadap seluruh ABK KK Singkep.

"Yang sebelumnya sudah 11 orang dan hari ini 85 orang jadi total 96 orang yang diswab," kata Boy Yandra

Seperti diketahui SM salah seorang ABK KK Singkep warga Sempan Kabupaten Bangka hasil swabnya dinyatakan positif.

SM Sabtu (30/5/2020) telah dijemput dari kediamannya dibawa untuk di Karantina. Saat ini pihak Gugus Tugas Penanganan Covid baik dari Provinsi maupun dari kabupaten bersama dengan relawan sedang melakukan tracking tehadap mereka yang sempat berhubungan dengan SM.

"Kalau untuk rekannya sesama ABK KK Singkep sudah yang sulit ini di luar itu seperti warga dilingkungan atau kerabatnya maka sempat kita saat jemput SM meminta warga untuk melapor ke posko gugus tugas jika merasa berhubungan dengan yang bersangkutan," kata Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Ramandha/Deddy Marjaya)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved