Breaking News:

MISTERI Mengapa Penumpang Pesawat Dilarang Bawa Botol Air Minum Terungkap

Ukuran wadah cukup menghalangi potensi cairan (jika cairan itu bahan peledak) untuk meledak di dalam pesawat terbang.

Kolase TribunStyle.com/ Washington Post/ YouTube
Alasan mengapa penumpang dilarang bawa air minum atau cairan berbentuk lainnya 

Pada satu titik selama pengawasan mereka, para penyelidik menyaksikan Ali mengebor sebuah lubang dalam botol minuman ringan sehingga bisa diisi dengan cairan peledak tanpa membuka segel botol.

Hersem mengatakan bahwa jika rencana Ali itu tidak diketahui, bom dengan bahan peledak berbasis hidrogen peroksida yang diseludupkan itu mungkin saja akan meledakkan tujuh pesawatyang lepas landas dari London menuju Amerika Utara.

Ali dan komplotannya pun ditangkap pada tahun 2009 dan dihukum penjara seumur hidup.

Al-Qaeda sering Menargetkan Penerbangan

Khalid Sheikh Mohammed, otak dibalik kejadian serangan teroris 9/11 di Amerika Serikat, memiliki keponakan bernama Ramzi Yousef yang melakukan uji coba bahan peledak cair langsung di dalam pesawat terbang yang sedang beroperasi.

Kasus ini dikenal dengan istilah Bojinka Plot, terjadi pada tahun 1994.

Yousef menargetkan pesawat Philippine Airlines dengan nomor penerbangan 434 dari Manila ke Tokyo.

Ledakan yang dihasilkan menyebabkan kematian seorangpenumpang serta kerusakan berupa sebuah lubang tercipta di badan pesawat.

Kendati kedua plot aksi terorisme di yang telah disebutkan itu terjadi beberapa waktu silam, pembatasan jumlah cairan dalam dunia penerbangan masih diberlakukan hingga kini.

Ancaman teroris itu nyata dan tidak akan reda.

Halaman
1234
Penulis: tidakada007
Editor: khamelia
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved